Fadli Zon: Kepemimpinan Soeharto Layak Jadi Bahan Pembelajaran Generasi Kini

Jakarta, Apaberita.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan bahwa gaya kepemimpinan Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar HM Soeharto, masih sangat relevan untuk dipelajari

Jul 08, 2026 - 05:41
0 0
Fadli Zon: Kepemimpinan Soeharto Layak Jadi Bahan Pembelajaran Generasi Kini

Jakarta, Apaberita.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan bahwa gaya kepemimpinan Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar HM Soeharto, masih sangat relevan untuk dipelajari oleh generasi muda saat ini. Dalam Seminar Nasional Kepemimpinan Jenderal Besar HM Soeharto di Universitas Trilogi, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026), Fadli Zon memaparkan sejumlah karakter kepemimpinan Soeharto yang menurutnya berakar pada pemahaman mendalam terhadap realitas sosial.

Fadli Zon menyoroti satu karakter utama yang membuat Soeharto layak menjadi rujukan. "Saya kira, jika kita bicara tentang kepemimpinan Pak Harto, sejumlah karakter yang layak menjadi bahan pembelajaran bagi generasi masa kini. Kalau saya lihat, kepemimpinan Pak Harto itu, pertama, berpijak pada fakta dan realitas masyarakat," ujar Fadli Zon di hadapan peserta seminar, seperti dikutip Apaberita.com.

Apalagi fakta dan realitas masyarakat ketika itu sangat amburadul. Pak Harto mewarisi satu keadaan yang sangat kacau dari rezim sebelumnya. Ekonomi hancur, inflasi sekitar 600 persen lebih, pertumbuhan minus, orang tidak bisa makan.

Dalam paparannya, Fadli Zon mengingatkan bahwa Soeharto memulai pemerintahan di tengah kondisi yang nyaris kolaps. Namun, melalui kebijakan yang berpijak pada data dan kebutuhan rakyat, Soeharto mampu membalikkan keadaan. Program swasembada pangan, pembangunan infrastruktur, dan stabilitas nasional menjadi contoh konkret bagaimana seorang pemimpin yang memahami realitas bisa mengubah arah bangsa.

Seminar yang digelar Universitas Trilogi itu bertujuan menggali warisan kepemimpinan tokoh nasional. Fadli Zon mengajak mahasiswa dan akademisi untuk mengambil hal-hal positif dari setiap era. "Generasi kini perlu belajar bahwa setiap kebijakan besar lahir dari kemampuan membaca realitas, tidak dari sekadar wacana. Itu warisan terpenting Pak Harto," tandasnya, seraya menegaskan bahwa refleksi sejarah adalah bagian dari upaya memajukan kebudayaan dan karakter bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User