DPR Sampaikan Dukacita Atas Wafatnya 5 Peserta SPPI, Dorong Perubahan Fokus Pelatihan

Suasana duka menyelimuti program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa nahas yang merenggut nyaw

Jul 06, 2026 - 13:24
0 0
DPR Sampaikan Dukacita Atas Wafatnya 5 Peserta SPPI, Dorong Perubahan Fokus Pelatihan

Suasana duka menyelimuti program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa nahas yang merenggut nyawa lima peserta program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Para peserta tersebut meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Jangan Sampai Terulang Kembali

Dalam keterangannya kepada awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026), Puan menekankan duka mendalam lembaga legislatif atas insiden ini. Puan menegaskan bahwa keselamatan peserta seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan program pembangunan, sehingga tragedi serupa tidak boleh terjadi lagi di masa depan.

"Pertama-tama, kami di DPR menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya terkait adanya korban dalam rangka pelaksanaan hal tersebut. Dan jangan sampai hal tersebut kemudian terulang kembali,"

Laporan dari Apaberita.com mengonfirmasi bahwa pimpinan DPR tersebut tidak hanya menyampaikan simpati, tetapi juga mendorong dilakukannya evaluasi fundamental terhadap proses penyelenggaraan. Menurut Puan, sudah saatnya dilakukan kaji ulang secara total demi memastikan kurikulum latihan benar-benar sejalan dengan kebutuhan substantif para calon manajer koperasi desa dan nelayan.

Fokus pada Pelatihan Manajerial, Bukan Aktivitas Berat

Puan Maharani secara spesifik menyoroti relevansi proses seleksi dan jenis penggemblengan yang diberikan. Ia mengusulkan agar program pengembangan ini kembali ke khittah utamanya, yaitu mencetak manajer andal yang mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Dukungan diarahkan agar pelatihan lebih terfokus pada aspek manajerial, sesuai dengan kebutuhan praktis serta kondisi riil di desa dan pesisir.

Insiden yang merenggut lima nyawa calon penggerak pembangunan ini memicu keprihatinan berbagai pihak. Puan berharap, evaluasi yang dilakukan nantinya mampu menelurkan pola rekrutmen dan pembekalan yang lebih manusiawi, efektif, serta bebas dari risiko keselamatan yang tidak perlu. Penekanan pada kapasitas manajerial diyakini akan lebih berdampak langsung pada suksesnya pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User