Puan Maharani Pimpin Paripurna DPR: Bahas LHP LKPP 2025 Sekaligus Naturalisasi Dua Calon Pemain Timnas
Apaberita.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin langsung Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen
Apaberita.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin langsung Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6). Rapat yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB ini mengusung dua agenda krusial, yakni mendengarkan penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, serta membahas permohonan pemberian status kewarganegaraan kepada dua pesepakbola calon penggawa tim nasional Indonesia.
Puan Tekankan Pentingnya Tindak Lanjut Hasil BPK
Dalam rapat yang dihadiri para anggota dewan dan perwakilan pemerintah ini, Puan mengingatkan kewajiban DPR sesuai amanat undang-undang untuk membahas dan menindaklanjuti setiap temuan yang disampaikan BPK. Menurut laporan tim Apaberita.com di lokasi, suasana rapat tampak serius ketika Puan mempersilakan Ketua BPK RI menyampaikan hasil audit keuangan tahun 2025.
"Berkenaan dengan hal tersebut, kami persilakan kepada yang terhormat Ketua BPK RI untuk menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2025 oleh BPK RI. Selanjutnya DPR akan melakukan pembahasan mendalam terhadap setiap rekomendasi yang diberikan," ujar Puan dalam rapat paripurna.
LHP LKPP merupakan instrumen penting dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Setiap tahunnya, DPR bersama BPK melakukan serangkaian rapat kerja untuk memastikan temuan-temuan yang ada—baik itu mengenai ketidakwajaran, kelemahan sistem pengendalian internal, ataupun ketidakpatuhan terhadap regulasi—dapat diselesaikan dengan langkah-langkah perbaikan yang konkret. Para anggota dewan dijadwalkan akan menggelar rapat lanjutan di tingkat komisi untuk menelaah lebih detail isi laporan yang disampaikan BPK tersebut.
Agenda Naturalisasi: Dua Pemain Muda Siap Perkuat Indonesia
Seusai sesi penyampaian LHP LKPP, agenda selanjutnya yang tak kalah menarik perhatian publik adalah pembahasan permohonan naturalisasi dua pesepakbola muda berdarah Indonesia yang saat ini tengah berlaga di kompetisi Eropa. Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita.com, kedua calon pemain tersebut dinilai memiliki kapasitas teknis tinggi serta diharapkan mampu memperkuat kedalaman skuad jelang berbagai turnamen internasional yang akan diikuti timnas Indonesia dalam dua tahun ke depan.
Proses naturalisasi atlet memang menjadi salah satu strategi yang rutin ditempuh pemerintah dan didukung penuh oleh DPR untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional. Dalam rapat paripurna kali ini, Puan meminta seluruh fraksi memberikan pandangan singkat mengenai berkas permohonan yang telah melalui kajian Badan Kehormatan dan Komisi X DPR. "Kami berharap proses ini dapat segera disetujui sehingga calon pemain yang bersangkutan bisa mengikuti proses administrasi selanjutnya dan segera membela panji Merah Putih," ucap Puan menambahkan.
Menurut catatan Apaberita.com, kedua pesepakbola tersebut saat ini masih menunggu keputusan resmi DPR sebelum berkas naturalisasi mereka diserahkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk diproses lebih lanjut. Jika disetujui, mereka akan menyusul sejumlah pemain naturalisasi sebelumnya yang sudah lebih dulu bergabung memperkuat skuad Garuda. Rapat paripurna ini menegaskan komitmen DPR dalam mengawal dua isu strategis sekaligus: pengawasan tata kelola keuangan negara yang transparan serta upaya memajukan prestasi olahraga Indonesia di kancah global.
Comments (0)