Pramono Bakal Siapkan Jembatan 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

JAKARTA, Apaberita.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan jembatan penyeberangan bertema 'gembok cinta' di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jembatan

Jul 06, 2026 - 13:24
0 0
Pramono Bakal Siapkan Jembatan 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

JAKARTA, Apaberita.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan jembatan penyeberangan bertema 'gembok cinta' di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jembatan tersebut akan menjadi bagian dari revitalisasi wajah baru ibu kota di atas lahan yang dulunya dikenal sebagai proyek monorel mangkrak.

Dari Monorel Mangkrak Menjadi Simbol Romansa

Kawasan Rasuna Said, yang selama bertahun-tahun identik dengan tiang-tiang beton monorel yang terbengkalai, kini bertransformasi menjadi ruang publik modern. Setelah penertiban dan penataan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghadirkan fasilitas ikonik yang dapat menarik wisatawan dan warga lokal: jembatan 'gembok cinta'. Konsep ini terinspirasi dari tradisi di berbagai kota dunia di mana pasangan menggembok pagar atau jembatan sebagai simbol cinta abadi.

Pramono menyampaikan gagasan ini saat menghadiri peresmian gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/6/2026). Di sela-sela acara, ia mengonfirmasi bahwa arahan sudah diberikan kepada jajarannya untuk segera merealisasikan penambahan fasilitas tersebut.

"Kawasan Rasuna Said dulu hanya dikenal dengan tiang-tiang monorel yang mangkrak. Sekarang kami sudah tata, dan saya minta ditambah jembatan penyeberangan yang bisa menjadi spot 'gembok cinta'. Ini akan menambah estetika dan daya tarik baru bagi Jakarta Selatan," ujar Pramono seperti dilaporkan Apaberita.com.

Wajah Baru Ibu Kota

Penataan di Jalan HR Rasuna Said merupakan bagian dari proyek besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengubah lahan bekas infrastruktur terbengkalai menjadi kawasan fungsional dan estetis. Proyek monorel yang sudah mangkrak sejak 2014 menyisakan puluhan tiang raksasa yang mengganggu pemandangan dan menghambat lalu lintas. Kini, setelah melalui proses panjang, tiang-tiang tersebut mulai dirubuhkan dan area sekitarnya dijadikan taman, jalur pejalan kaki, serta ruang publik terpadu.

Penambahan jembatan 'gembok cinta' diharapkan menjadi ikon baru yang mampu mengganti citra negatif masa lalu. Jembatan ini juga diproyeksikan akan menjadi tempat swafoto populer dan simbol romantisme di tengah pusat bisnis Rasuna Said. Selain estetika, fasilitas ini tentu berfungsi utama sebagai jembatan penyeberangan yang aman bagi pejalan kaki.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, dalam kesempatan terpisah, mengaku sudah menerima arahan dan akan segera menyusun desain teknis. "Kami akan padukan unsur kekinian dengan identitas Jakarta. Konsep gembok cinta ini akan diterapkan pada pagar jembatan sehingga tidak mengganggu fungsi utama," jelasnya.

Rencana ini mendapat tanggapan positif dari pengamat tata kota. Mereka menilai transformasi ini sebagai langkah tepat untuk menghapus kenangan buruk proyek monorel yang merugikan. Apalagi, lokasi strategis di Rasuna Said akan semakin menghidupkan kawasan yang selama ini lebih dikenal sebagai koridor perkantoran.

Pramono menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan dimulai tahun depan setelah finalisasi desain. Ia memastikan tidak akan mengganggu arus lalu lintas dan mobilitas warga.

"Saya ingin Jakarta tidak hanya bersih dan tertib, tapi juga punya sudut-sudut romantis yang membanggakan. Jembatan ini akan jadi simbol baru bahwa cinta dan keindahan bisa tumbuh dari sisa-sisa kegagalan masa lalu," pungkas Pramono.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User