Cedera Lutut Akhiri Perlawanan McGregor, Holloway Menang TKO di UFC 329

LAS VEGAS — Max Holloway mengamankan kemenangan melalui technical knockout (TKO) atas Conor McGregor dalam laga utama UFC 329 yang berlangsung di T-Mobile Arena, Sabtu malam waktu setempat, setelah ...

Jul 12, 2026 - 21:05
0 0

LAS VEGAS — Max Holloway mengamankan kemenangan melalui technical knockout (TKO) atas Conor McGregor dalam laga utama UFC 329 yang berlangsung di T-Mobile Arena, Sabtu malam waktu setempat, setelah McGregor mengalami cedera lutut serius pada ronde kedua.

Pertarungan yang menjadi magnet perhatian global tersebut harus dihentikan oleh wasit Herb Dean pada menit 2:33 ronde kedua. McGregor, yang sebelumnya tampil agresif, tiba-tiba ambruk setelah lutut kanannya tertekuk saat mendarat dari sebuah upaya tendangan. Ekspresi kesakitan langsung terlihat di wajah mantan juara dua divisi itu.

Cedera ini menandai akhir yang prematur dalam duel yang diprediksi akan berlangsung sengit. Holloway, yang sebelumnya sempat mengalami tekanan di ronde pertama, mendapatkan kemenangan ke-25 dalam kariernya, namun mengakui bahwa hasil tersebut bukan yang ia impikan.

Sebelum insiden, pertarungan berjalan cukup seimbang. McGregor, yang kembali setelah absen delapan bulan, menunjukkan permainan striking yang eksplosif. Ia sukses mendaratkan beberapa pukulan kiri yang terkenal, membuat Holloway tersandung di ronde pertama. Namun, Holloway yang dikenal dengan ketahanan khasnya mampu bangkit dan mulai menekan dengan volume pukulan.

Catatan statistik UFC menunjukkan McGregor unggul dalam striking signifikan 28-22 di ronde pertama, sementara Holloway lebih dominan dalam tekanan dan kerja kaki. Memasuki ronde kedua, Holloway tampak mulai mengubah momentum dengan kombinasi punch-kick sebelum insiden cedera terjadi.

Momen Cedera yang Menentukan

Insiden nahas tersebut terjadi ketika McGregor melancarkan serangan kombinasi. Setelah mendaratkan pukulan kiri, ia mencoba melepaskan tendangan tinggi dengan kaki kanan. Sayangnya, posisi pendaratan yang tidak sempurna membuat lututnya mengalami hiperekstensi. McGregor langsung terjatuh dan memegang lututnya, sementara Holloway mundur dan memberi ruang bagi tim medis untuk masuk.

Setelah pemeriksaan singkat, dokter pertandingan menyatakan McGregor tidak mampu melanjutkan. Wasit Dean kemudian memberikan sinyal penghentian, dan menetapkan Holloway sebagai pemenang TKO.

"Kami bersyukur tidak ada kerusakan pembuluh darah. Cedera ligamen pada lutut seperti ini membutuhkan penanganan segera dan masa pemulihan panjang. Keselamatan atlet adalah prioritas," ujar Dr. Donn Coburn, dokter utama Komisi Atletik Nevada, melalui pernyataan pers pasca-pertarungan.

Reaksi Holloway: Simpati untuk Sahabat Lama

Holloway, yang memegang sabuk interim kelas bulu, tidak merayakan kemenangan dengan berlebihan. Pria asal Hawaii itu justru menghampiri McGregor yang terkapar dan memberikan dukungan moral. Rivalitas mereka di masa lalu tampak mencair dalam momen tersebut.

"Ini bukan cara yang saya inginkan untuk menang. Conor adalah petarung hebat dan saya berharap dia pulih dengan cepat. Kami ingin memberikan pertarungan terbaik bagi penggemar, tapi kadang olahraga ini kejam," kata Holloway dalam wawancara di oktagon, disambut tepuk tangan penonton.

McGregor, yang tidak memberikan komentar langsung, dijadwalkan menjalani operasi dalam 48 jam ke depan. Tim medis belum merilis diagnosis resmi, namun dugaan kuat mengarah pada robekan anterior cruciate ligament (ACL) dan medial collateral ligament (MCL).

"Conor sangat frustrasi. Dia sudah menyiapkan diri dengan sangat baik untuk pertarungan ini. Tapi cedera adalah bagian dari olahraga. Kami akan menghadapinya," ujar John Kavanagh, pelatih utama Straight Blast Gym, melalui media sosial.

Dampak pada Rivalitas dan Masa Depan McGregor

Kekalahan ini memperumit peta persaingan di kelas bulu. Holloway, yang sebelumnya telah mengalahkan Alexander Volkanovski untuk merebut gelar interim, kini berpeluang besar menjadi penantang berikutnya bagi juara tak terbantahkan.

Di sisi lain, McGregor yang kini berusia 36 tahun menghadapi pertanyaan besar tentang kelanjutan kariernya. Cedera lutut serius bukan pertama kali menghantui petarung dengan rekor 22-7 itu. Dokter olahraga memperkirakan pemulihan minimal 9-12 bulan, yang berarti McGregor harus absen setidaknya hingga pertengahan tahun depan.

"Conor adalah aset besar, tapi kesehatan adalah yang utama. Kami akan mendukung penuh proses pemulihannya dan tidak akan memaksakan jadwal kembali sebelum dia benar-benar siap," tegas Presiden UFC, Dana White, dalam konferensi pers.

Dengan hasil ini, Holloway memperpanjang rekor kemenangannya menjadi lima laga beruntun. Kemenangan TKO ini juga menambah koleksi kemenangan TKO kedelapannya di UFC, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu penyerang paling efektif dalam sejarah divisi.

Pengamat olahraga bela diri, Luke Thomas, menyebut hasil ini sebagai "pukulan telak bagi rencana promosi UFC."

"McGregor masih menjadi penjual pay-per-view tertinggi. Cedera ini tidak hanya menghentikan momentumnya, tetapi juga merugikan potensi pemasukan besar UFC di sisa tahun ini," ujar Thomas kepada media.

Pertarungan utama UFC 329 yang seharusnya menjadi malam kebangkitan McGregor justru berakhir dalam keheningan, meninggalkan tanda tanya tentang masa depan ikon olahraga bela diri campuran tersebut.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User