1.097 Personel Gabungan Amankan Laga Indonesia Vs Kamboja di Pakansari
Bogor, Apaberita — Sebanyak 1.097 personel gabungan dikerahkan oleh Kepolisian Resor Bogor untuk mengamankan pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 ya...
Bogor, Apaberita — Sebanyak 1.097 personel gabungan dikerahkan oleh Kepolisian Resor Bogor untuk mengamankan pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Kamboja dalam ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa (28/7/2026) malam. Kesiapan pengamanan tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Mapolres Bogor, Senin (27/7/2026).
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel telah siap menjalankan tugas sesuai dengan prosedur operasi standar guna memastikan keamanan dan kelancaran laga yang diprediksi akan dihadiri ribuan suporter.
"Kami telah menyiagakan 1.097 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan. Mereka akan ditempatkan di titik-titik strategis di dalam dan luar stadion untuk memberikan rasa aman bagi para pemain, ofisial, dan penonton," ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Kekuatan Personel dan Pembagian Tugas
Dari total 1.097 personel, sebanyak 750 di antaranya berasal dari jajaran Polres Bogor dan Polda Jawa Barat, sedangkan 150 personel berasal dari satuan TNI. Pemerintah Kabupaten Bogor turut mengerahkan 100 personel Satpol PP, 50 petugas Dinas Perhubungan, serta 47 orang tenaga medis dari dinas kesehatan setempat. Ratusan personel ini akan disebar di tiga zona utama, yaitu Zona I (lingkungan dalam stadion), Zona II (area perimeter dan pintu masuk), serta Zona III (pengaturan lalu lintas dan parkir).
Kabag Ops Polres Bogor, Kompol R. Prasetyo Nugroho, menjelaskan bahwa fokus utama pengamanan berada pada area tribune penonton, akses keluar-masuk pemain, serta jalur evakuasi. Pihaknya juga telah menyiapkan tim reaksi cepat untuk mengantisipasi potensi kericuhan antarsuporter atau kejadian darurat lainnya. Seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan pertandingan ini akan mulai bergeser ke titik-titik pos jaga pada Senin malam ini untuk melakukan sterilisasi tahap awal.
"Kami siapkan personel dengan perlengkapan lengkap, termasuk alat pemadam kebakaran ringan dan tim medis yang siaga di beberapa titik. Sterilisasi stadion juga akan dilakukan H-6 jam sebelum kick-off menggunakan metal detector dan anjing pelacak," kata Kompol Prasetyo.
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengaturan Kendaraan
Mengantisipasi kepadatan arus kendaraan menuju kawasan Stadion Pakansari, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor bersama Dinas Perhubungan akan menerapkan skema rekayasa lalu lintas. Sejumlah ruas jalan menuju Cibinong, seperti Jalan Raya Bogor, Jalan Tegar Beriman, dan Jalan Raya Pakansari akan diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional. Kendaraan penonton diarahkan memasuki kantung parkir yang telah disediakan di area sekitar stadion, termasuk di Lapangan Ciriung dan halaman GOR Pakansari. Dishub menyediakan 25 unit bus shuttle untuk mengangkut penonton dari lokasi parkir terpadu ke area stadion guna meminimalisir kemacetan di sekitar pintu masuk. Bus-bus tersebut akan beroperasi dari pukul 15.00 WIB hingga usai pertandingan.
"Kami imbau masyarakat yang tidak berkepentingan dengan pertandingan untuk menghindari jalur-jalur tersebut pada pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB. Bagi suporter, harap mematuhi arahan petugas dan menggunakan transportasi umum atau kendaraan bersama untuk mengurangi kepadatan," ujar Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama.
Imbauan untuk Suporter dan Antisipasi Gangguan Keamanan
Kapolres Rio menekankan pentingnya sportivitas dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan agar suporter tidak membawa barang-barang yang dilarang seperti minuman keras, senjata tajam, flare, dan kembang api. Petugas akan melakukan pemeriksaan ketat di setiap pintu masuk stadion.
"Kami mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Keamanan dan kenyamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.
Selain itu, Polres Bogor juga mengintensifkan patroli di sekitar stadion dan jalur kedatangan tim peserta guna mencegah potensi gangguan dari oknum tidak bertanggung jawab. Kerja sama dengan komunitas suporter juga dijalin untuk memastikan koordinasi berjalan baik.
Laga Pertama Grup B yang Dinantikan
Pertandingan Indonesia vs Kamboja merupakan laga perdana Grup B dalam turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026. Stadion Pakansari yang berkapasitas 30.000 tempat duduk ditargetkan terisi penuh. Panitia pelaksana setempat memastikan tiket sudah terjual habis sejak sepekan sebelumnya. Oleh karena itu, pengamanan maksimal menjadi prioritas utama untuk menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan ajang internasional.
Apel kesiapan yang digelar turut dihadiri oleh Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Dwi Sutanto, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Susanto, serta perwakilan dari PSSI dan panitia pertandingan. Kolaborasi seluruh elemen ini diharapkan mampu menjamin keamanan dari awal hingga berakhirnya pertandingan.
Polres Bogor juga memastikan telah menyiapkan Posko Pengaduan dan Layanan Informasi yang dapat dihubungi oleh warga jika membutuhkan bantuan atau melaporkan kejadian mencurigakan. Dengan dikerahkannya ribuan personel dan strategi pengamanan terpadu, diharapkan laga Timnas Indonesia melawan Kamboja dapat berlangsung lancar tanpa insiden yang berarti. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mendukung perjuangan skuad Garuda dengan semangat positif.
Comments (0)