TKW Bojonegoro Robohkan Rumah Hasil Kerja di Hong Kong, Puncak Sakit Hati Dikhianati Suami

BOJONEGORO — Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mengambil langkah drastis dengan merobohkan rumah impian yang dibangun dari hasil je

Jul 08, 2026 - 04:20
0 0
TKW Bojonegoro Robohkan Rumah Hasil Kerja di Hong Kong, Puncak Sakit Hati Dikhianati Suami

BOJONEGORO — Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mengambil langkah drastis dengan merobohkan rumah impian yang dibangun dari hasil jerih payahnya bekerja di Hong Kong. Keputusan mengejutkan ini diambil setelah rumah tangganya goyah akibat dugaan perselingkuhan sang suami.

Berdasarkan laporan Apaberita.com di lapangan, peristiwa pembongkaran bangunan berukuran sekitar 9x11 meter persegi itu terjadi pada Senin (6/7/2026). Pemandangan tak biasa tersebut sontak menyedot perhatian puluhan warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menyaksikan proses perataan rumah.

Pantauan tim media kami, sebuah alat berat jenis ekskavator didatangkan khusus untuk melaksanakan eksekusi pembongkaran. Proses perobohan dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, sebelum alat berat itu mulai mengeruk dan menghantam dinding rumah, sejumlah pekerja bersama warga setempat terlebih dahulu sibuk mengeluarkan aneka perabotan dan barang berharga dari dalam rumah. Kasur, lemari, hingga peralatan elektronik tampak berjejer di halaman rumah, seolah menjadi saksi bisu runtuhnya mahligai rumah tangga yang telah lama dibina.

Puncak Kekecewaan yang Membara

Rumah yang rata dengan tanah itu bukanlah sekadar bangunan biasa. Dinding bata dan tiang-tiang penyangganya adalah representasi dari tetes keringat, air mata, dan waktu bertahun-tahun yang dihabiskan sang TKW jauh dari kampung halaman. Bekerja sebagai asisten rumah tangga di Hong Kong, perempuan tersebut mengirimkan hasil pendapatannya untuk membangun tempat tinggal yang layak bagi keluarganya. Ironisnya, pengorbanan besar itu justru berbuah pengkhianatan.

Menurut keterangan yang dihimpun Apaberita.com, konflik rumah tangga itu bermula dari dugaan kehadiran orang ketiga dalam kehidupan suaminya selama ia merantau. Merasa sakit hati dan dikhianati, sang istri memilih untuk menghancurkan sendiri aset yang selama ini ia perjuangkan, ketimbang harus ditinggali oleh suami yang telah melukai hatinya.

"Kami semua kaget, baru kali ini ada kejadian seperti ini di desa ini. Rumah yang sudah jadi dan megah, tiba-tiba diratakan dengan tanah karena sakit hati," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Proses pembongkaran yang memakan waktu beberapa jam tersebut meninggalkan puing-puing berserakan di lahan yang kini kosong melompong. Warga yang menyaksikan hanya bisa menggelengkan kepala, menyayangkan sekaligus prihatin atas tragedi rumah tangga yang berujung pada hilangnya aset bernilai ratusan juta rupiah itu.

Kejadian di Desa Tlogoagung ini menjadi potret pahit pahitnya perjuangan para pekerja migran Indonesia. Di balik kiriman uang yang rutin mengalir, tersimpan kerentanan hubungan jarak jauh yang sewaktu-waktu bisa memicu kehancuran, tidak hanya secara emosional, namun juga material.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User