JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Menguat 70,4 Poin ke Level 7.699

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Rabu (10/9/2025) di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup melo

Jul 09, 2026 - 01:18
0 0
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Menguat 70,4 Poin ke Level 7.699

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Rabu (10/9/2025) di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup melonjak 70,402 poin atau naik 0,92% ke level 7.699,007, dibandingkan penutupan hari sebelumnya di 7.626,605. Penguatan ini menjadi angin segar setelah beberapa sesi sebelumnya indeks bergerak di area konsolidasi. Total volume perdagangan mencapai 19,2 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,1 triliun dari 1,1 juta kali frekuensi perdagangan. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp1,2 triliun di seluruh pasar.

Kronologi Pergerakan IHSG Sepanjang Sesi

  1. Pukul 09:00 WIB – IHSG dibuka langsung menguat di level 7.649,8, naik sekitar 23 poin dari penutupan sebelumnya. Sentimen positif dari bursa global dan stabilnya rupiah mendorong aksi beli sejak awal sesi.
  2. Sesi I (09:00 – 12:00) – Indeks sempat tertekan ke level terendah harian 7.623,8 akibat aksi ambil untung di sektor energi. Namun, permintaan kembali masuk di saham perbankan dan telekomunikasi sehingga indeks berhasil bangkit ke area 7.670.
  3. Sesi II (13:30 – 16:15) – Memasuki sesi siang, IHSG melaju kencang. Masuknya dana asing dalam jumlah besar mendorong indeks menyentuh level tertinggi intraday di 7.720,3, tepat pada pukul 15:10 WIB.
  4. Pukul 16:15 – Perdagangan ditutup dengan IHSG bertengger di 7.699,007, mencatatkan penguatan harian 70,402 poin. Capitalization market tercatat naik menjadi Rp12.200 triliun.

Kenaikan signifikan ini terutama ditopang oleh saham-saham unggulan di sektor perbankan, seperti BBCA (naik 2,1%) dan BBRI (naik 1,8%), serta saham telekomunikasi TLKM (naik 1,5%). Bursa saham Asia lainnya juga mayoritas menghijau, dengan Nikkei 225 naik 0,6% dan Hang Seng naik 0,4%. Sementara itu, rupiah ditutup menguat 25 poin ke level Rp15.650 per dolar AS, menambah optimisme pelaku pasar.

Analis pasar modal menilai penguatan IHSG hari ini didorong oleh ekspektasi membaiknya data inflasi domestik dan sinyal penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dalam rapat mendatang. Selain itu, rilis data cadangan devisa yang meningkat menjadi USD 142 miliar pada akhir Agustus 2025 turut memperkuat fundamental pasar keuangan Indonesia. Dengan penutupan di level psikologis mendekati 7.700, pelaku pasar optimistis IHSG berpotensi menguji level resistance berikutnya di 7.750 dalam jangka pendek, sepanjang arus modal asing tetap deras dan sentimen global kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User