Tipu Nasabah Miliaran Rupiah, Eks Pegawai Outsourcing Bank di Bekasi Dibekuk
Apaberita.com, Bekasi — Seorang wanita berinisial SLK (42) berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setempat lantaran terlibat dalam kasus penipuan dengan modus program investasi dana talangan fik
Apaberita.com, Bekasi — Seorang wanita berinisial SLK (42) berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setempat lantaran terlibat dalam kasus penipuan dengan modus program investasi dana talangan fiktif. Mantan sales kredit yang berstatus sebagai karyawan outsourcing sebuah bank di Kota Bekasi ini diduga telah mengeruk uang seorang nasabah senior hingga mencapai nilai miliaran rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, SLK memulai aksinya terhadap seorang nenek berinisial HKS (73) sejak Oktober 2021. Saat itu, pelaku mengetahui bahwa korban memiliki dana cukup besar dan berniat untuk membuka asuransi resmi di lembaga tempat ia bertugas. Melihat peluang tersebut, SLK kemudian menawarkan sebuah program pribadi yang mengatasnamakan pinjaman dana talangan untuk nasabah lain. Dalam penawarannya, ia memberikan iming-iming keuntungan berupa fee sebesar 10 persen yang dijanjikan akan cair dalam kurun waktu 1 hingga 3 bulan.
"Karena korban melihat tersangka ini bekerja mengenakan seragam dan bertugas di bank tersebut, timbul lah rasa percaya. Korban akhirnya mengirimkan uang secara bertahap hingga menyentuh angka yang sangat besar, yaitu Rp 1.020.000.000," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (26/6/2026).
Kepada Apaberita.com, pihak kepolisian menyebut bahwa keberadaan SLK di lingkungan bank dengan mengenakan seragam resmi menjadi faktor utama yang membangun kepercayaan korban. HKS merasa yakin bahwa program yang ditawarkan merupakan produk resmi dari lembaga keuangan tempat pelaku bertugas. Tanpa curiga, korban pun mulai mengirimkan dananya secara bertahap dalam jumlah besar hingga total kerugian yang dialami menyentuh angka lebih dari satu miliar rupiah.
Kasus penipuan yang dilakukan oleh mantan pegawai outsourcing ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat luas untuk selalu berhati-hati terhadap setiap penawaran investasi atau pinjaman yang tidak memiliki legalitas jelas. Meski ditawarkan oleh seseorang yang berada di dalam lingkungan institusi keuangan, calon nasabah tetap wajib melakukan verifikasi dan memastikan keabsahan produk yang ditawarkan. Polisi terus mendalami kasus ini untuk mengetahui apakah ada korban lain yang juga ditipu dengan modus serupa oleh pelaku.
Comments (0)