Terminal Kalideres Gelar Lomba Tarik Bus Antar Kota Peringati HUT RI

Pengelola Terminal Kalideres bersama Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Perusahaan Otobus Indonesia (Organda) menggelar lomba tarik bus antarkota sebagai bagian dari rangkaian peringa...

Terminal Kalideres Gelar Lomba Tarik Bus Antar Kota Peringati HUT RI

Pengelola Terminal Kalideres bersama Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Perusahaan Otobus Indonesia (Organda) menggelar lomba tarik bus antarkota sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di area terminal tersebut, Jumat (16 Agustus 2024). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan sopir, kondektur, dan kru bus dari berbagai perusahaan otobus angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut menggantikan lomba tarik tambang konvensional yang selama ini menjadi tradisi perayaan 17 Agustus di lingkungan terminal. Lomba ini diselenggarakan dengan tujuan mempererat solidaritas pekerja transportasi umum sekaligus menarik minat masyarakat untuk menggunakan moda angkutan massal yang aman dan nyaman.

Rapat Koordinasi dan Keputusan Penyelenggaraan

Kepala Terminal Kalideres, Dedi Suhendar, menyatakan bahwa penyelenggaraan lomba tersebut merupakan hasil pembahasan intensif dalam Rapat Koordinasi yang melibatkan pihak kepolisian, pengelola terminal, serta perwakilan perusahaan otobus. Dalam rapat yang digelar pada awal Agustus 2024 itu, disahkan rencana teknis dan anggaran pelaksanaan kegiatan yang menggunakan halaman parkir bus dalam kota sebagai arena pertandingan. Keputusan untuk menggelar lomba tarik bus, bukan tarik tambang, ditetapkan berdasarkan pertimbangan keselamatan dan karakteristik Terminal Kalideres yang merupakan pusat operasional bus AKAP dengan ruang gerak yang lebih luas dibandingkan area terminal lainnya.

"Kami telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang muncul dalam Rapat Koordinasi teknis. Pleno pengelola terminal pada 5 Agustus 2024 secara resmi menyetujui konsep lomba ini dengan tetap mengacu pada protokol keselamatan lalu lintas dan keamanan terminal," ujar Dedi Suhendar saat membuka acara di halaman parkir Terminal Kalideres, Jumat pagi.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan komunitas di area terminal harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tata cara penggunaan fasilitas transportasi publik. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Gubernur DKI Jakarta terkait terminal, pengelola berkewajiban memastikan bahwa setiap aktivitas di dalam kawasan terminal tidak mengganggu operasional angkutan umum. Atas dasar tersebut, panitia penyelenggara membatasi jumlah peserta pada setiap regu dan menetapkan zona khusus yang terpisah dari jalur keberangkatan bus.

Partisipasi Fraksi dan Pelaksanaan Lomba

Kehadiran perwakilan fraksi-fraksi di DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam acara pembukaan menandakan dukungan legislatif terhadap program kreatif yang melibatkan komunitas pekerja transportasi. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta yang membidangi infrastruktur dan perhubungan dari beberapa fraksi hadir untuk menyaksikan langsung pelaksanaan lomba yang diikuti oleh 24 regu dari berbagai perusahaan otobus. Masing-masing regu terdiri dari delapan orang peserta yang bertugas menarik bus medium antarkota dengan berat bersih sekitar 8 ton sejauh 25 meter dalam waktu sesingkat-singkatnya.

"Inisiatif ini patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum memperkuat ikatan sosial di kalangan pekerja transportasi. Kami dari fraksi-fraksi di DPRD mendukung kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban," tutur Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Budi Santoso, usai meninjau lokasi lomba.

Budi Santoso menambahkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi para sopir dan kru bus yang disampaikan dalam acara tersebut terkait kebutuhan renovasi fasilitas terminal. Ia menyatakan bahwa hasil evaluasi dari kegiatan komunitas seperti ini dapat menjadi bahan masukan dalam rapat koordinasi lanjutan antara eksekutif dan legislatif. Sementara itu, perwakilan Organda DKI Jakarta, Agus Wijaya, menyatakan bahwa partisipasi perusahaan otobus dalam lomba ini mencapai 85 persen dari total jumlah PO yang beroperasi di Terminal Kalideres. Menurutnya, antusiasme tersebut mencerminkan kebutuhan akan kegiatan positif yang mampu mengurangi kejenuhan para pekerja di sektor angkutan darat.

Dampak dan Rencana Kedepan

Selain sebagai ajang kompetisi, lomba tarik bus antarkota tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan citra Terminal Kalideres sebagai pusat angkutan yang tidak hanya mengutamakan pelayanan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan rekreasi pekerja. Pengunjung terminal yang menyaksikan lomba tersebut mengaku tertarik dengan konsep perayaan yang berbeda dari kebiasaan. Sejumlah penumpang bus antarkota sempat berhenti sejenak untuk menyaksikan aksi para peserta yang menarik bus dengan tali tambang raksasa di bawah terik matahari.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui Kepala Bidang Angkutan Jalan, Irfan Maulana, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan teknis terhadap seluruh rangkaian acara. Ia menyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan lomba ini akan dievaluasi untuk dijadikan rujukan bagi terminal-terminal lain di wilayah Jakarta. "Apabila terbukti efektif dalam membangun solidaritas tanpa mengganggu operasional, kami akan menindaklanjuti rekomendasi agar kegiatan serupa dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan di tingkat provinsi," ujar Irfan Maulana seusai penutupan lomba.

Juara pertama lomba tarik bus antarkota tahun ini diraih oleh regu dari PO Sinar Jaya yang berhasil menarik bus ke garis finis dalam waktu 18 detik. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh perwakilan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pengelola terminal sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif para pekerja transportasi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User