Sky Fun Run 2026: Tujuh Rute Transjakarta Koridor 13 Dialihkan Sementara
JAKARTA — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerapkan pengalihan sementara terhadap tujuh layanan reguler di Koridor 13 yang membentang dari Ciledug Selatan hingga Tendean pada Minggu (15/3/20...
JAKARTA — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menerapkan pengalihan sementara terhadap tujuh layanan reguler di Koridor 13 yang membentang dari Ciledug Selatan hingga Tendean pada Minggu (15/3/2026) pagi. Kebijakan ini ditempuh menyusul digelarnya ajang lari tahunan Sky Fun Run 2026 yang mempergunakan lintasan khusus busway layang sebagai arena utama. Penyesuaian rute perdana pada kuartal pertama tahun ini berpotensi mempengaruhi pola mobilitas ribuan pengguna yang biasa mengandalkan koridor tersebut.
Cakupan dan Waktu Pengalihan
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direksi yang ditetapkan pada Jumat (13/3/2026), penyesuaian operasional ini berlaku sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Tujuh trayek yang dialihkan mencakup rute utama 13 (CSW-Tendean via Jalan Layang Non-Tol) serta enam rute pengumpan, yakni 13A (CSW-Blok M via Jalan Pattimura), 13B (CSW-Blok M via Tendean), 13C (CSW-Cawang), 13D (CSW-Ragunan), 13E (CSW-Lebak Bulus), dan 13F (CSW-Pondok Pinang). Seluruh armada yang biasa beroperasi di segmen layang dialihkan ke jalur arteri terdekat yang telah disetujui oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Kepala Departemen Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Rangga Wicaksono, menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah serangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) dengan panitia penyelenggara dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. "Pengalihan sementara ini merupakan tindak lanjut dari Rakor pada 10 Maret 2026 yang merekomendasikan penutupan total jalur layang untuk keamanan peserta dan petugas. Kami memastikan bahwa skema ini sudah melalui kajian teknis agar dampak terhadap pengguna dapat diminimalkan," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Dampak dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Keputusan penutupan lintasan layang Koridor 13 selama lima jam berpotensi memicu penumpukan penumpang di titik transfer, khususnya di halte utama CSW dan Tendean. Transjakarta mengantisipasi dengan menyiagakan 50 unit bus tambahan yang akan melayani rute sementara melalui Jalan Ciledug Raya, Jalan Kapten Tendean, dan Jalan Wolter Monginsidi. Selain itu, petugas layanan di lapangan (PLP) akan ditempatkan di setiap halte terdampak untuk mengarahkan kembali pengguna ke moda alternatif.
Berdasarkan data Operasional Transjakarta, volume penumpang di Koridor 13 pada akhir pekan rata-rata mencapai 28.000 orang per hari. Dengan pengalihan ini, operator memperkirakan akan terjadi pergeseran hingga 40 persen penumpang ke koridor-koridor terdekat, seperti Koridor 1 (Blok M-Kota) dan Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni). Untuk mengurai beban, Transjakarta juga memperpanjang jam operasi beberapa rute lintas koridor dan menambah frekuensi keberangkatan di tiga titik pergantian utama.
Pernyataan Resmi dan Imbauan
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Indah Poernama Dewi, dalam pengarahannya kepada jajaran operasional menegaskan bahwa integritas layanan tetap menjadi prioritas. "Penyesuaian ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap kegiatan kebugaran masyarakat sekaligus menjaga keselamatan bersama. Kami mengimbau seluruh pengguna untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi Tije dan call center 1500-102, serta bersabar jika terjadi keterlambatan akibat rekayasa lalu lintas," tegasnya.
Panitia Sky Fun Run 2026 juga telah menyebarkan peta rute alternatif dan menyediakan layanan antar-jemput dari Stasiun MRT CSW dan halte-halte strategis. Acara yang menargetkan 10.000 peserta ini memanfaatkan jalur layang sepanjang 9,2 kilometer dan diklaim sebagai vertical run terbesar di Asia Tenggara. Peserta akan melintasi seluruh segmen layang mulai dari CSW hingga Tendean, sehingga penutupan total dianggap sebagai satu-satunya opsi yang memenuhi standar keamanan.
Transjakarta mencatat bahwa setelah acara selesai pada pukul 09.30 WIB, normalisasi jalur akan dilakukan secara bertahap. Armada akan kembali melayani rute asli begitu sterilisasi lintasan dinyatakan rampung oleh kepolisian. "Kami menargetkan seluruh layanan kembali normal paling lambat pukul 11.00 WIB," pungkas Rangga Wicaksono.
Baca juga:
Comments (0)