Setelah Dua Tahun Mengabdi, Insan PNM Papua Terbang ke Jepang

Jayapura — Seorang insan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) asal Papua akhirnya merealisasikan perjalanan apresiatif ke Jepang setelah menuntaskan masa pe

Jul 08, 2026 - 23:03
0 0

Jayapura — Seorang insan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) asal Papua akhirnya merealisasikan perjalanan apresiatif ke Jepang setelah menuntaskan masa pengabdian dua tahun di perusahaan pembiayaan pelat merah tersebut. Program “PNM Appreciation Trip 2025” memberangkatkan total 10 karyawan teladan dari berbagai cabang di Indonesia. Keberangkatan ini menjadi simbol penghargaan atas loyalitas dan kontribusi nyata para petugas lapangan yang selama ini mendampingi nasabah ultra-mikro di pelosok negeri.

Yulius Mambrasar, Account Officer PNM Unit Sentani, terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Tanah Papua. Ia menuturkan bahwa proses seleksi berlangsung transparan berbasis penilaian kinerja, pertumbuhan portofolio nasabah, serta tingkat kepuasan pelanggan. “Saya tidak menyangka bisa sampai ke Jepang. Dua tahun ini saya hanya fokus melayani ibu-ibu pelaku usaha kecil di kampung‑kampung,” ujarnya di sela‑sela keberangkatan dari Bandara Sentani, Kamis (15/5/2025).

Program apresiasi ini meliputi kunjungan ke Tokyo dan Osaka selama tujuh hari. Selain wisata budaya, peserta mengikuti sesi benchmarking ke lembaga keuangan inklusif Jepang yang memiliki model pendampingan serupa dengan PNM. Direktur Utama PNM menyebutkan bahwa total biaya yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp1,2 miliar, mencakup tiket, akomodasi, uang saku, serta asuransi perjalanan.

Analisis Dampak Apresiasi terhadap Motivasi Karyawan

Pengamat manajemen sumber daya manusia dari Universitas Cenderawasih, Dr. Agustina Kambuaya, menilai bahwa langkah PNM memberi penghargaan non‑finansial berskala internasional merupakan strategi tepat untuk mempertahankan talenta di daerah tertinggal. “Apresiasi berbentuk pengalaman seperti perjalanan ke luar negeri memiliki efek psikologis yang lebih panjang dibandingkan bonus tunai. Karyawan merasa diakui secara personal dan bangga terhadap institusinya,” paparnya.

Data internal PNM menunjukkan bahwa tingkat retensi karyawan di wilayah Papua dan Papua Barat meningkat 12% setelah dua tahun pelaksanaan program penghargaan serupa. Hal ini mengonfirmasi bahwa pemberian insentif non‑material mampu menekan angka keluar‑masuk petugas lapangan yang selama ini menjadi kendala utama ekspansi layanan keuangan inklusif.

Perbandingan Peserta Apresiasi Trip PNM Berdasarkan Wilayah (2024 vs 2025)
Wilayah 2024 2025
Jawa 6 5
Sumatera 2 2
Kalimantan 1 1
Sulawesi 1 1
Papua 1
Total 10 10

Tabel di atas menunjukkan distribusi peserta yang semakin merata. Pada 2024, Papua belum mengirimkan wakilnya, sementara pada 2025 satu kuota khusus dialokasikan untuk wilayah timur Indonesia sebagai bentuk keberpihakan manajemen terhadap pemerataan kesempatan pengembangan diri.

PNM Mekaar, program andalan perseroan, mencatatkan penambahan 23.000 nasabah baru di wilayah Papua sepanjang Januari‑April 2025. Kinerja Yulius sendiri berkontribusi signifikan dengan pembinaan 112 kelompok binaan yang seluruhnya memiliki tingkat pengembalian pinjaman di atas 98%. Prestasi inilah yang mengantarkannya terbang ke Jepang.

Yulius berharap sepulang dari Jepang ia dapat mengadopsi praktik pendampingan berbasis komunitas seperti yang diterapkan Japan Finance Corporation untuk diterapkan di kampung halamannya. “Mereka punya sistem monitoring kelompok yang sangat rapi. Saya akan coba tiru di Sentani,” katanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User