Jakarta — IHSG Ditutup Menguat 0,92% ke Level 7.699

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (10/9/2025). Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan inde

Jul 08, 2026 - 23:45
0 0
Jakarta — IHSG Ditutup Menguat 0,92% ke Level 7.699

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (10/9/2025). Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan indeks acuan ditutup naik 70,402 poin atau menguat 0,92% ke level 7.699,007, memantul dari posisi Selasa (9/9/2025) yang berada di 7.626,605. Penguatan ini menjadi katalis positif setelah beberapa hari sebelumnya indeks bergerak dalam rentang sempit, didorong oleh aksi beli investor asing dan membaiknya sentimen global.

Kronologi Pergerakan IHSG

  1. Pembukaan (09.00 WIB): IHSG dibuka di level 7.632,105, naik tipis 5,5 poin dari penutupan sebelumnya. Investor merespons rilis data inflasi domestik yang terjaga dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank Indonesia.
  2. Sesi I (09.00–12.00 WIB): Indeks bergerak fluktuatif namun berada dalam teritori hijau. Sentuh level tertinggi harian 7.710,230 pada pukul 10.15 WIB dan terendah 7.620,880 pada pukul 11.20 WIB. Volume perdagangan mencapai 6,3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp5,1 triliun. Sektor keuangan dan barang konsumsi memimpin penguatan.
  3. Jeda Siang (12.00–13.30 WIB): Indeks beristirahat di posisi 7.680,450. Data sementara menunjukkan investor asing sudah melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp380 miliar, mayoritas di saham perbankan dan telekomunikasi.
  4. Sesi II (13.30–15.00 WIB): Penguatan berlanjut seiring masuknya dana asing menjelang penutupan. IHSG bergerak naik perlahan dan ditutup di level 7.699,007, naik 0,92% dari sehari sebelumnya.

Faktor Pendorong Penguatan

Berdasarkan data perdagangan BEI, aksi beli investor asing menjadi motor utama penguatan. Net buy asing tercatat Rp452,3 miliar, dengan saham-saham big cap seperti BBRI, BBCA, dan TLKM menguat masing-masing di atas 1%. Sektor keuangan naik 1,2%, barang baku menguat 0,8%, dan infrastruktur menanjak 0,6%. Analis menilai meredanya kekhawatiran suku bunga global dan mulai stabilnya nilai tukar rupiah di kisaran Rp15.400 per dolar AS turut mengerek optimisme pasar.

Total volume perdagangan harian mencapai 13,1 miliar saham dengan frekuensi 912.000 transaksi dan nilai transaksi Rp10,4 triliun. Kapitalisasi pasar ditutup di Rp10.215 triliun, bertambah sekitar Rp95 triliun dibanding hari sebelumnya. Dari 291 saham yang naik, 217 menurun, dan 165 stagnan, menunjukkan kondisi pasar yang cukup lebar namun masih dikuasai sentimen positif.

Respon Pelaku Pasar

Pelaku pasar menyambut positif penguatan IHSG yang menandai pemecahan resistensi teknikal di 7.680. "Kami melihat aliran dana asing masuk cukup deras, terutama di saham perbankan yang mendapatkan imbal hasil dari ekspektasi penurunan suku bunga. Indeks berpeluang menuju level 7.720 dalam jangka pendek," ujar seorang analis pasar modal yang enggan disebutkan namanya. Sementara itu, investor ritel cenderung melakukan aksi ambil untung di saham-saham yang sudah menguat tajam sebelumnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User