
(Doc: Ice Universe | X)
Dalam unggahan yang disertai tiga gambar, Ice Universe menampilkan bagian belakang kedua ponsel dalam posisi terbentang. Galaxy Z Fold8 standar terlihat mengusung tiga kamera belakang dengan desain cincin yang lebih ramping, sementara Galaxy Z Fold8 Ultra memamerkan empat sensor termasuk lensa periskop di dalam modul persegi panjang khas seri Galaxy S Ultra. Perbedaan paling kentara ada pada ukuran layar penutup (cover display) yang pada varian Ultra tampak lebih lebar mendekati rasio ponsel konvensional, berbeda dengan Fold8 reguler yang masih mengusung proporsi tinggi dan sempit.
Strategi Dua Varian dan Spesifikasi Kunci
Langkah Samsung menyajikan dua model Galaxy Z Fold8 sejalan dengan kebutuhan memecah segmen pengguna premium. Galaxy Z Fold8 reguler diyakini akan dibanderol mulai
Rp23 jutaan, sementara Fold8 Ultra sebagai “super flagship” bisa menembus
Rp30 juta. Perbedaan tidak hanya pada kamera, melainkan juga kapasitas baterai, chipset, dan material bodi. Bocoran sebelumnya dari outlet Korea Selatan menyebut Fold8 Ultra akan menggunakan bingkai titanium berlapis keramik, sedangkan Fold8 reguler memakai Armor Aluminium generasi terbaru.
Data Perbandingan Bocoran Spesifikasi
| Komponen | Galaxy Z Fold8 | Galaxy Z Fold8 Ultra |
| Layar Utama | 7,6 inci Dynamic AMOLED 2X | 8,0 inci Dynamic AMOLED 2X |
| Cover Display | 6,3 inci 22:9 | 6,5 inci 21:9 |
| Kamera Belakang | 50+12+10 MP (3x optical zoom) | 200+50+12+10 MP (5x periskop) |
| Chipset | Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy | Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy |
| Baterai | 4.500 mAh | 5.000 mAh |
| Ketebalan (terlipat) | 12,4 mm | 11,8 mm |
| Bobot | 253 gram | 239 gram |
| Harga Perkiraan | Rp23-24 juta | Rp30-32 juta |
Meskipun membawa baterai lebih besar, Fold8 Ultra disebut lebih tipis dan ringan berkat rekayasa material baru dan engsel generasi kelima yang menghilangkan mekanisme pengunci. Perbedaan bobot mencapai
14 gram menjadi sorotan karena biasanya varian tertinggi justru lebih berat.
Respons dan Prediksi Peluncuran
“Keputusan Samsung membuat Galaxy Z Fold8 Ultra adalah sinyal bahwa mereka ingin merebut pasar ponsel lipat super-premium yang selama ini belum tersentuh. Jika harganya di atas Rp28 juta, mereka bersaing langsung dengan ponsel lipat segmen mewah dari perusahaan Tiongkok,” ujar Hana Setiawan, analis pasar gawai dari IDC Indonesia, kepada Apaberita, Selasa (15/7).
Ice Universe sendiri tidak menyertakan tanggal rilis atau spesifikasi detail dalam unggahannya. Namun, pola sebelumnya menunjukkan Samsung biasa memperkenalkan ponsel lipat pada ajang Galaxy Unpacked di akhir Juli atau awal Agustus. Dengan jadwal tersebut, bukan tidak mungkin kedua varian akan menyapa publik pada
30 Juli 2025. Menariknya, selain Fold8 reguler dan Ultra, rumor tentang Galaxy Z Flip8 dengan layar penutup 3,9 inci juga turut menyeruak pada waktu bersamaan.
Anti bocoran tahun ini terlihat tak mampu membendung derasnya informasi dari rantai pasok, terlebih setelah Ice Universe dianggap sebagai sumber paling kredibel untuk desain Samsung. Hingga kini, Samsung Electronics belum memberikan pernyataan resmi terkait gambar yang beredar.
Comments (0)