Pesawat Boeing 737 K2 Airways Ditemukan Hancur di Laut Arab

Nasib nahas menimpa pesawat kargo Boeing 737 milik maskapai K2 Airways yang dilaporkan hilang dari radar pada Selasa (7/7). Setelah melalui operasi pencari

Jul 09, 2026 - 17:19
0 0

Nasib nahas menimpa pesawat kargo Boeing 737 milik maskapai K2 Airways yang dilaporkan hilang dari radar pada Selasa (7/7). Setelah melalui operasi pencarian intensif, puing-puing pesawat ditemukan dalam kondisi hancur di perairan Laut Arab, sekitar 150 km selatan Karachi, Pakistan. Lima awak yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia. Otoritas penerbangan Pakistan dan tim investigasi internasional kini tengah mendalami penyebab kecelakaan tragis ini.

Kronologi Hilangnya Pesawat

  1. Selasa, 7 Juli – 02:30 Waktu Pakistan (PKT): Pesawat kargo Boeing 737-300 dengan nomor registrasi AP-K2B lepas landas dari Bandara Internasional Jinnah, Karachi. Penerbangan K2-704 dijadwalkan menuju Bandara Al Maktoum, Dubai dengan mengangkut kargo umum seberat 18 ton dan lima awak.
  2. Pukul 03:30 PKT: Pilot melakukan kontak rutin dengan menara kendali lalu lintas udara Karachi, melaporkan posisi di ketinggian jelajah 31.000 kaki di atas Laut Arab. Kondisi cuaca cerah, tanpa turbulensi signifikan.
  3. Pukul 03:45 PKT: Sinyal transponder pesawat tiba-tiba menghilang dari radar primer dan sekunder Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PCAA). Titik hilang kontak tercatat pada koordinat 23°15' LU, 66°42' BT. Tidak ada panggilan darurat yang diterima.
  4. Pukul 04:00 PKT: PCAA mengumumkan status Alert Phase dan mengaktifkan tim pencarian dan penyelamatan (SAR). Dua kapal Angkatan Laut Pakistan, PNS Aslat dan PNS Azmat, dikerahkan menuju lokasi terakhir yang diketahui.
  5. Rabu, 8 Juli – 06:15 PKT: Kapal SAR menemukan serpihan pesawat mengambang di permukaan laut. Potongan sayap, bagian badan pesawat, dan kargo berserakan dalam radius 4,5 km dari titik dugaan jatuh. Tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.
  6. Pukul 10:00 PKT: PCAA secara resmi mengonfirmasi bahwa pesawat Boeing 737 K2 Airways hancur total. Lima awak yang terdiri dari Kapten Amir Siddiqui (52), Kopilot Sarah Malik (34), dan tiga pramugara/kru kargo dipastikan tewas.

Data Korban dan Investigasi Lanjutan

Seluruh korban adalah warga negara Pakistan. Proses identifikasi akan melibatkan catatan Dental Record dan DNA jika jenazah berhasil dievakuasi. Kotak hitam (Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder) masih dalam pencarian menggunakan kapal dilengkapi sonar samping. Tim investigasi dari Badan Keselamatan Penerbangan Pakistan (AIB) dibantu oleh pakar dari Boeing dan NTSB akan menganalisis faktor-faktor potensial seperti kegagalan mekanis, sabotase, atau fenomena cuaca mendadak. Belum ada klaim tanggung jawab dari pihak mana pun.

Insiden ini menjadi kecelakaan fatal pertama bagi K2 Airways, maskapai kargo yang beroperasi sejak 2019 dengan armada dua Boeing 737-300. Penerbangan komersial di atas Laut Arab tetap beroperasi normal dengan peningkatan pemantauan. Masa berkabung selama tiga hari diumumkan oleh manajemen maskapai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User