[JAKARTA TIMUR] — Tiga Pekerja Proyek PAM Tewas di Gorong-Gorong TMII

Jakarta, Apaberita – Tiga orang pekerja proyek Perusahaan Air Minum (PAM) ditemukan tewas di dalam gorong-gorong kawasan Pintu 3 Keong Mas, Taman Mini Indo

Jul 09, 2026 - 17:28
0 0
Jakarta, Apaberita – Tiga orang pekerja proyek Perusahaan Air Minum (PAM) ditemukan tewas di dalam gorong-gorong kawasan Pintu 3 Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (9/7/2026). Dugaan sementara, ketiga korban meregang nyawa akibat kehabisan oksigen saat menjalankan tugas pemeliharaan di ruang terbatas.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Ketiga pekerja memasuki gorong-gorong berdiameter sekitar 1,2 meter untuk melakukan inspeksi dan perbaikan saluran pipa air. Sekitar 30 menit berselang, rekan kerja di permukaan kehilangan kontak dengan mereka. Tim rekan kerja yang menyadari kejanggalan segera menghubungi petugas keamanan TMII dan melaporkan insiden tersebut ke aparat setempat.

Proses evakuasi baru bisa dimulai setelah tim pemadam kebakaran Jakarta Timur tiba di lokasi pada pukul 11.45 WIB. Dengan alat pelindung diri dan tabung oksigen, tim penyelamat masuk ke dalam gorong-gorong dan menemukan ketiga pekerja dalam kondisi tidak bernyawa pada kedalaman sekitar 8 meter dari permukaan.

Identitas Korban dan Dugaan Penyebab

Ketiga korban diketahui bernama Suparno (45), warga Cililitan, Jakarta Timur; Agus Setiawan (38), warga Pasar Rebo; serta Rizky Fauzi (27), warga Ciracas. Seluruh korban merupakan pekerja kontrak yang telah berpengalaman lebih dari lima tahun di bidang pemeliharaan infrastruktur perpipaan.

Kepala Kepolisian Sektor Cipayung, Kompol Andi Setiawan, menyampaikan bahwa gas beracun dan minimnya kadar oksigen diduga kuat menjadi penyebab kematian.

"Berdasarkan pemeriksaan awal tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi lokasi yang tertutup dan minim ventilasi memungkinkan terjadinya akumulasi gas metana serta penurunan drastis kadar oksigen,"

ujar Kompol Andi dalam keterangan pers di lokasi kejadian.

Tidak Ada Prosedur Keselamatan

Investigasi awal juga menemukan indikasi bahwa ketiga pekerja tidak dibekali alat pelindung diri standar, seperti self-contained breathing apparatus (SCBA) maupun detektor gas portabel. Pengawas proyek berinisial RS (50) kini tengah diperiksa intensif oleh penyidik Polsek Cipayung terkait dugaan kelalaian prosedur keselamatan kerja.
"Kami masih mendalami apakah ada pelanggaran terhadap standar operasional prosedur, termasuk apakah pekerja sudah mendapatkan pelatihan bekerja di ruang terbatas atau confined space,"

tambah Kompol Andi.

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta juga telah menerjunkan tim pengawas untuk melakukan audit keselamatan di proyek tersebut. Kepala Dinas, Mualif, menyebut bahwa hingga kuartal II-2026, tercatat 7 kasus kecelakaan kerja di ruang terbatas di wilayah DKI Jakarta, dengan total 11 korban jiwa.

  • What: Tiga pekerja tewas dalam gorong-gorong.
  • Who: Suparno (45), Agus Setiawan (38), Rizky Fauzi (27).
  • When: Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.
  • Where: Gorong-gorong Pintu 3 Keong Mas TMII, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
  • Why: Diduga kekurangan oksigen dan akumulasi gas berbahaya.
  • How: Korban masuk tanpa alat pengaman standar dan kehilangan kesadaran di ruang terbatas.

Manajemen proyek PAM menyampaikan belasungkawa dan berjanji akan menanggung seluruh biaya pemakaman serta memberikan santunan kepada keluarga korban. Sementara itu, aktivitas proyek di lokasi dihentikan sementara hingga proses investigasi tuntas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User