Jakarta — Polri Bantah Foto Keluarga Jampidsus Disita, Tidak Berkait Kasus Korupsi

Jagat media sosial dihebohkan oleh sebaran foto yang diklaim sebagai potret keluarga Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, yang disebut-sebut disit

Jul 09, 2026 - 17:20
0 0

Jagat media sosial dihebohkan oleh sebaran foto yang diklaim sebagai potret keluarga Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, yang disebut-sebut disita oleh penyidik gabungan Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Foto itu beredar viral bersamaan dengan kabar penggeledahan sebuah rumah di kawasan Sentul, Jawa Barat. Isu ini sontak memicu spekulasi liar, seolah penyitaan tersebut menjadi pintu masuk pengusutan praktik korupsi besar yang melibatkan petinggi penegak hukum.

Kronologi Penggeledahan di Sentul

Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita, penggeledahan dilakukan pada sebuah properti di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, oleh tim penyidik Kortas Tipikor Polri bersama personel Polda Metro Jaya. Langkah ini merupakan bagian dari pendalaman kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani. Sejumlah barang diamankan dari lokasi, namun tidak ada rincian resmi yang menyebutkan album foto keluarga sebagai salah satu benda yang diambil.

Sumber internal kepolisian yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa operasi tersebut berjalan sesuai prosedur hukum, dengan surat perintah penggeledahan yang sah. Namun, munculnya foto keluarga yang dikaitkan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah di dunia maya justru memantik pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Klarifikasi Polri: Foto Keluarga Jampidsus Tidak Pernah Disita

Menanggapi viralnya klaim tersebut, pihak kepolisian melalui Kabag Penum Divisi Humas Polri memberikan pernyataan tegas. Dalam keterangannya, Polri membantah tuduhan bahwa penyidik menyita dokumentasi pribadi keluarga Jampidsus.

"Kami memastikan tidak ada barang bukti berupa foto keluarga milik Jampidsus yang kami sita. Yang beredar di media sosial itu tidak benar dan tidak ada hubungannya dengan proses penggeledahan yang sedang berjalan," ujar Kabag Penum, Jakarta, Selasa (15/4).

Polri juga menekankan bahwa penggeledahan berlangsung secara profesional dan terukur. Tidak ditemukan satu pun barang pribadi yang digunakan untuk menjerat atau menyerang aspek kehidupan keluarga seorang tersangka atau pihak terkait. Klaim yang menyebut foto itu sebagai "bukti baru" dalam kasus korupsi ditepis mentah-mentah oleh penegak hukum.

Reaksi Publik dan Imbauan Kepolisian

Di ruang digital, hoaks tentang penyitaan foto keluarga Jampidsus ini menjadi bahan perdebatan hangat. Banyak pengguna yang terlanjur percaya, sementara yang lain mengkritik penyebar informasi tanpa verifikasi sebagai upaya menggiring opini dan mendiskreditkan institusi penegak hukum. Keresahan pun meluas, terutama di kalangan pegiat antikorupsi yang khawatir isu ini justru mengaburkan substansi perkara pidana yang sedang ditangani.

Polri mengimbau masyarakat tidak mudah termakan berita yang belum jelas kebenarannya. "Kami minta publik menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum. Jangan sebarkan narasi yang bisa mengganggu proses hukum yang tengah berjalan," imbau Kabag Penum menutup pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan tanggapan resmi terkait beredarnya foto tersebut. Sementara itu, proses penyidikan di Sentul masih terus berlangsung dan dijanjikan transparan kepada publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User