Rute Transjakarta 1N dan 10D Resmi Dihapus Mulai Juli, Simak Jalur Penggantinya

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan penghentian layanan dua rute andalan, yaitu rute 1N (Tanah Abang–Blok M) dan rute 10D (Tanjung Priok–Kampung Rambutan) yang akan berlaku efekti

Jul 06, 2026 - 13:42
0 0
Rute Transjakarta 1N dan 10D Resmi Dihapus Mulai Juli, Simak Jalur Penggantinya

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan penghentian layanan dua rute andalan, yaitu rute 1N (Tanah Abang–Blok M) dan rute 10D (Tanjung Priok–Kampung Rambutan) yang akan berlaku efektif mulai 1 Juli 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi berkala yang dilakukan oleh manajemen terhadap pola mobilitas pelanggan serta kinerja operasional armada di lapangan.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa kedua rute tersebut masih akan beroperasi penuh hingga 30 Juni 2026. Setelah tanggal itu, armada yang sebelumnya bertugas di rute 1N dan 10D akan dialihkan untuk memperkuat rute-rute lain yang memiliki tingkat okupansi lebih tinggi dan lebih vital bagi pengguna. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari strategi peningkatan efisiensi dan optimalisasi sumber daya milik operator transportasi publik ibu kota.

Alasan Penghapusan dan Dampak bagi Pelanggan

Berdasarkan laporan internal Apaberita.com, evaluasi yang dilakukan Transjakarta menunjukkan bahwa tingkat penggunaan kedua rute tersebut mengalami penurunan konsisten dalam beberapa bulan terakhir. Data pola perjalanan juga mengindikasikan sebagian besar penumpang beralih ke moda transportasi lain, termasuk rute Transjakarta eksisting yang sudah terintegrasi dengan MRT dan LRT Jakarta. Dengan mengalihkan armada ke rute dengan permintaan lebih tinggi, manajemen berharap dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kapasitas angkut pada koridor yang benar-benar membutuhkan.

"Kami secara berkala melakukan evaluasi terhadap setiap layanan berdasarkan pola perjalanan pelanggan dan kinerja operasional. Penyesuaian ini dilakukan agar armada dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sekaligus menjaga kualitas layanan secara keseluruhan. Kami juga telah menyiapkan alternatif perjalanan sehingga pelanggan tetap dapat melakukan mobilitas dengan nyaman," ujar Welfizon kepada Apaberita.com.

Rute Alternatif yang Direkomendasikan

Transjakarta telah menyiapkan sejumlah moda pengganti agar mobilitas warga yang selama ini mengandalkan rute 1N dan 10D tidak terganggu. Bagi pelanggan rute Tanah Abang–Blok M, opsi perjalanan dapat menggunakan koridor 1 (Blok M–Kota) yang kini telah terintegrasi dengan layanan bus kecil (feeder) di area Tanah Abang. Penumpang cukup turun di Stasiun Karet atau Dukuh Atas untuk melanjutkan perjalanan menuju Tanah Abang dengan moda lain yang tersedia.

Sementara itu, untuk rute Tanjung Priok–Kampung Rambutan, pelanggan dapat memanfaatkan koridor 10 (Tanjung Priok–PGC Cililitan) dan koridor 7 (Kampung Rambutan–Kampung Melayu). Kedua koridor utama ini masih beroperasi normal dan akan mendapatkan tambahan armada dari hasil re-alokasi rute yang dihentikan. Selain itu, integrasi dengan layanan mikrotrans di wilayah Kampung Rambutan juga diperkuat guna menjamin konektivitas hingga ke titik-titik pemukiman.

Manajemen Transjakarta mengimbau pelanggan untuk mulai beralih ke rute alternatif tersebut sebelum batas akhir operasional rute 1N dan 10D pada 30 Juni 2026. Informasi detail mengenai perubahan rute, peta perjalanan, dan titik transit dapat diakses melalui aplikasi resmi Transjakarta atau kanal informasi publik yang dikelola oleh PT Transportasi Jakarta. Dengan langkah adaptif ini, diharapkan kualitas layanan transportasi massal di Jakarta akan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User