Real Madrid Kecam Ujaran Rasial Senator Paraguay kepada Kylian Mbappe
MADRID — Real Madrid mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras ujaran rasial yang dilontarkan Senator Paraguay, Celeste Amarilla, kepada bintang me
MADRID — Real Madrid mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras ujaran rasial yang dilontarkan Senator Paraguay, Celeste Amarilla, kepada bintang mereka, Kylian Mbappe. Klub raksasa La Liga itu menegaskan dukungan penuh kepada sang penyerang asal Prancis tersebut.
Insiden ini bermula ketika Senator Amarilla melontarkan komentar bernada rasis terhadap Mbappe dalam sebuah sesi di parlemen. Ia menyebut Mbappe menggunakan istilah yang merendahkan dan menyinggung warna kulit pemain berusia 27 tahun itu.
Manajemen Los Blancos bergerak cepat merespons. Melalui kanal komunikasi resmi klub, Real Madrid menyatakan bahwa tindakan diskriminatif dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun masyarakat.
"Real Madrid mengutuk sekeras-kerasnya ujaran rasial yang dilontarkan kepada pemain kami, Kylian Mbappe. Kami berdiri penuh di belakang Kylian," demikian pernyataan resmi klub.
Pernyataan tersebut juga menegaskan kembali komitmen Real Madrid untuk memerangi segala bentuk rasisme, sebuah sikap yang konsisten ditunjukkan klub sepanjang sejarahnya.
Kronologi dan Kecaman Internasional
Komentar Amarilla mencuat ke permukaan pada Selasa (30/6) waktu setempat, dan dengan cepat memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) turut menyampaikan protes resmi. Pemerintah Prancis melalui Kementerian Luar Negeri juga dikabarkan tengah memantau perkembangan kasus ini.
Mbappe, yang bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024, belum memberikan pernyataan pribadi terkait insiden ini. Namun, rekan-rekan setimnya di klub dan tim nasional Prancis ramai-ramai menunjukkan solidaritas melalui media sosial.
Ini bukan kali pertama Mbappe menjadi sasaran ujaran rasial. Selama kariernya, ia beberapa kali menjadi korban pelecehan serupa, terutama di media sosial. Pada 2021 silam, ia sempat menyerukan tindakan tegas terhadap platform digital yang abai menangani ujaran kebencian.
Pihak Parlemen Paraguay hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kontroversi yang menyeret salah satu anggotanya tersebut.
Comments (0)