Aug 24, 2026
Politik

Pramono Jamin Bantuan Pemprov DKI untuk Keluarga Korban Kebakaran Tebet

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban tewas kebakaran di Tebet, Jakarta Selatan, termasu...

Pramono Jamin Bantuan Pemprov DKI untuk Keluarga Korban Kebakaran Tebet

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan penuh kepada keluarga korban tewas kebakaran di Tebet, Jakarta Selatan, termasuk biaya pemakaman seluruh korban. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, itu menewaskan empat orang warga dan memaksa sejumlah keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pramono menegaskan jajaran Pemprov DKI telah bergerak cepat menindaklanjuti musibah tersebut melalui koordinasi lintas perangkat daerah.

"Pemprov DKI Jakarta memastikan bantuan penuh untuk keluarga korban. Biaya pemakaman dan kebutuhan lain yang diperlukan akan kami tanggung sepenuhnya," ujar Pramono dalam keterangan resmi yang diterima awak media, Minggu, 23 Agustus 2026.

Menurut Pramono, koordinasi penanganan telah dilakukan bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Dinas Sosial, serta perangkat daerah terkait lainnya. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas Rapat Koordinasi penanganan bencana yang digelar jajaran Pemprov DKI sesaat setelah peristiwa kebakaran dilaporkan warga.

Kebakaran di Permukiman Padat Tebet

Kebakaran melanda permukiman warga di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Berdasarkan pendataan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, sebanyak empat orang meninggal dunia dalam musibah tersebut, sementara sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Belasan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari beberapa wilayah untuk menjinakkan api yang dengan cepat membesar di permukiman padat penduduk.

Proses pemadaman berlangsung selama berjam-jam sebelum api akhirnya berhasil dilokalisasi oleh petugas. Warga sekitar turut membantu mengevakuasi korban dan menyelamatkan harta benda sebelum mobil pemadam tiba di lokasi. Sebagian warga yang rumahnya terdampak memilih mengungsi ke rumah kerabat, sementara sebagian lainnya menunggu arahan petugas di titik kumpul yang disiapkan pengurus lingkungan setempat.

Bantuan Pemakaman dan Santunan bagi Ahli Waris

Dalam keterangannya, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta menanggung biaya pemakaman seluruh korban tewas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Dinas Sosial DKI Jakarta menyiapkan santunan bagi ahli waris korban serta pendampingan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan. Sudin Sosial Jakarta Selatan bersama pihak kelurahan dan kecamatan kini tengah mendata kelengkapan administrasi para korban agar penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.

"Kami tidak hanya memastikan proses pemakaman berjalan dengan baik, tetapi juga memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan pendampingan penuh. Hal ini menjadi prioritas Pemprov DKI dalam penanganan musibah ini," tegas Pramono.

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan posko pelayanan bagi warga terdampak yang membutuhkan informasi maupun bantuan logistik. Warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat kebakaran dapat mengurus penggantian melalui layanan administrasi kependudukan yang dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Bantuan kebutuhan dasar, seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga, turut disalurkan secara bertahap kepada keluarga yang terdampak.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Kepolisian bersama tim identifikasi dan petugas Gulkarmat masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mendalami asal mula api. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar penetapan langkah lanjutan oleh pihak berwenang, termasuk upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Kebakaran di permukiman padat penduduk kerap meluas dalam waktu singkat. Berdasarkan catatan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, sebagian besar kebakaran di ibu kota dipicu faktor kelistrikan serta kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah tangga. Kendati demikian, keterangan resmi terkait penyebab kebakaran di Tebet masih menunggu hasil penyelidikan dan tidak dapat dipastikan sebelum pemeriksaan selesai.

Imbauan Keselamatan bagi Warga

Menyikapi kejadian tersebut, Pramono mengimbau warga Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Ia meminta warga memeriksa instalasi listrik secara berkala, memastikan kondisi kompor dan peralatan memasak aman, serta tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam keadaan menyala ketika rumah ditinggalkan.

"Keselamatan warga adalah hal yang utama. Kami meminta setiap warga memperhatikan hal-hal kecil yang dapat mencegah kebakaran, karena dampaknya sangat besar bagi keluarga dan lingkungan sekitar," ujar Gubernur DKI Jakarta itu.

Pemprov DKI Jakarta mengaktifkan layanan pengaduan dan permintaan bantuan kebakaran melalui posko terdekat serta nomor layanan darurat yang telah disosialisasikan kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan bantuan pascakebakaran dapat menghubungi kelurahan setempat agar segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Duka mendalam atas meninggalnya empat korban disampaikan Pramono beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta, seraya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User