Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun mengalami luka-luka di bagian lengan, kaki, dan punggung setelah diserang seekor anjing ras pitbull di wilayah Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (24/8/2026). Korban berhasil dievakuasi warga setempat dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk menjalani perawatan medis.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat korban berinisial NA tengah bermain di depan rumahnya bersama sejumlah teman sebaya. Seekor anjing pitbull milik salah satu warga yang berada di sekitar lokasi tiba-tiba lepas dari pengawasan dan menyerang korban. Teriakan minta tolong dari korban dan anak-anak lain memancing puluhan warga keluar rumah untuk berupaya menghentikan serangan tersebut.
Sejumlah warga menggunakan alat seadanya untuk memisahkan korban dari anjing sebelum akhirnya berhasil mengamankan hewan tersebut. Korban yang mengalami sejumlah luka gigitan kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. Peristiwa ini pun telah dilaporkan kepada kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti.
Hingga Senin malam, korban dilaporkan masih menjalani observasi di rumah sakit. Keluarga korban yang mendampingi di rumah sakit menolak memberikan keterangan rinci kepada awak media dan meminta proses pemulihan anaknya berjalan tenang.
Kronologi Serangan dan Evakuasi Warga
Menurut keterangan seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, anjing pitbull tersebut terlihat lepas dari halaman rumah pemiliknya sesaat sebelum menyerang korban. Warga yang berada di lokasi menyatakan mereka sempat kewalahan karena anjing tersebut berukuran besar dan menunjukkan perilaku agresif.
“Anjing itu tiba-tiba keluar dari halaman dan langsung menyerang anak itu. Kami berupaya memisahkan dengan kayu dan alat seadanya. Bersyukur anak itu berhasil diselamatkan meskipun telah mengalami luka,” ujar saksi tersebut kepada wartawan di lokasi kejadian.
Kepolisian Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi
Pihak Polrestabes Bandung memastikan telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut. Petugas dari Polsek Antapani langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan pemilik anjing guna dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga menyatakan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan langkah penanganan terhadap hewan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami telah menerima laporan warga dan menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap pemilik anjing serta sejumlah saksi di lokasi kejadian. Korban saat ini tengah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan kondisinya berangsur membaik,” ujar perwakilan Polrestabes Bandung dalam keterangan resminya, Senin (24/8/2026).
DKPP Evaluasi Pengawasan Pemeliharaan Hewan
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menyatakan akan mengevaluasi pengawasan terhadap pemeliharaan hewan berisiko tinggi, termasuk anjing ras pitbull. Evaluasi tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung tentang penyelenggaraan ketertiban umum serta ketentuan terkait pemeliharaan hewan peliharaan.
“Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan kelurahan setempat untuk mendata pemilik anjing ras besar di wilayah tersebut. Pemilik hewan wajib memastikan pengamanan kandang yang memadai agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung.
Penanganan Medis dan Pendampingan Korban
Di fasilitas kesehatan, korban mendapatkan perawatan luka gigitan di lengan, kaki, dan punggung. Tim medis juga memberikan penanganan awal terkait risiko rabies mengingat gigitan hewan penular rabies memerlukan tindakan cepat untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Petugas kesehatan setempat juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap hewan peliharaan guna menekan risiko penularan rabies yang dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Pihak rumah sakit menyatakan kondisi korban mulai stabil dan luka yang dialaminya tidak membahayakan nyawa. Meski demikian, korban direncanakan menjalani perawatan lanjutan serta pendampingan psikologis guna memulihkan kondisi mentalnya pascaserangan tersebut.
Imbauan bagi Pemilik Hewan Peliharaan
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memelihara anjing, khususnya ras besar seperti pitbull, untuk memastikan kandang dan pengamanan yang memadai serta tidak membiarkan hewan berkeliaran di luar pengawasan. Setiap hewan peliharaan juga disarankan memiliki dokumen kepemilikan dan menjalani vaksinasi rabies secara rutin.
Selain itu, warga diimbau segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan hewan yang terlihat liar atau berperilaku membahayakan, sehingga tindakan pengamanan dapat dilakukan lebih dini sebelum terjadi korban.
Warga setempat berharap kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah kota agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, sementara pemilik anjing masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
Comments (0)