Prabowo Lantik Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua MA Non-Yudisial

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini. ...

Jul 12, 2026 - 07:47
0 0
Prabowo Lantik Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua MA Non-Yudisial

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini. Pelantikan tersebut menandai pengisian jabatan strategis di lingkungan lembaga peradilan tertinggi yang telah lowong selama beberapa waktu terakhir. Dwiarso Budi Santiarto menggantikan pejabat sebelumnya dan akan mengemban tugas utama dalam pengelolaan administrasi, keuangan, sumber daya manusia, serta pengawasan internal Mahkamah Agung, tanpa terlibat langsung dalam fungsi peradilan teknis.

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden yang menetapkan Dwiarso Budi Santiarto sebagai pejabat definitif. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan lembaga peradilan, dan anggota keluarga. Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya peran Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial dalam mewujudkan birokrasi peradilan yang bersih, efisien, dan akuntabel.

Rekam Jejak Panjang di Dunia Peradilan

Dwiarso Budi Santiarto bukan lah nama baru di lingkungan Mahkamah Agung. Sebelum diangkat sebagai wakil ketua, ia telah meniti karir panjang sebagai hakim karier dengan menempati berbagai posisi strategis. Ia memulai pengabdian sebagai hakim di pengadilan negeri di beberapa daerah, kemudian menjabat sebagai hakim tinggi, hingga akhirnya dipercaya sebagai Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung. Pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia peradilan memberikan bekal kuat bagi dirinya untuk memimpin pembenahan di sisi manajerial lembaga.

Sebagai hakim agung, Dwiarso dikenal memiliki integritas tinggi dan rekam jejak bersih. Ia tidak pernah tercatat melakukan pelanggaran etik atau terlibat kasus kontroversial sepanjang kariernya. Komitmennya terhadap transparansi dan reformasi birokrasi peradilan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihannya. "Saya akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan memastikan bahwa pengelolaan non-yudisial di MA berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik," ujar Dwiarso usai pelantikan.

Tugas Strategis dan Tantangan

Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial memikul tanggung jawab yang sangat luas, mencakup pembinaan administratif terhadap seluruh pengadilan di Indonesia, pengelolaan anggaran yang tahun ini mencapai lebih dari Rp14,3 triliun, pengadaan barang dan jasa, manajemen kepegawaian, serta pengawasan internal. Posisi ini juga menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di tubuh MA, termasuk penerapan sistem peradilan elektronik dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Salah satu pekerjaan rumah besar yang menanti adalah percepatan digitalisasi layanan peradilan. Meskipun Mahkamah Agung telah meluncurkan aplikasi e-Court dan sistem informasi penelusuran perkara, masih terdapat kendala dalam implementasi di daerah, terutama pada pengadilan negeri di wilayah terpencil. Dwiarso diharapkan mampu mendorong penyelesaian hambatan infrastruktur dan pelatihan sumber daya manusia agar layanan peradilan berbasis teknologi dapat dinikmati seluruh masyarakat secara merata.

Respons dari Berbagai Pihak

Pengangkatan Dwiarso Budi Santiarto mendapatkan respons positif dari kalangan praktisi hukum dan akademisi. Ketua Komisi Yudisial, dalam pernyataan terpisah, menilai bahwa penunjukan tersebut tepat karena Dwiarso memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan internal lembaga. "Beliau adalah figur hakim karier yang memahami seluk-beluk administrasi peradilan. Ini akan memudahkan koordinasi dan implementasi kebijakan pembaruan," kata Juru Bicara Komisi Yudisial.

Sementara itu, sejumlah organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang pemantauan peradilan menekankan pentingnya wakil ketua baru untuk membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan non-yudisial. Mereka mendorong agar Dwiarso melanjutkan tradisi pelaporan keuangan yang transparan dan memperkuat peran pengawasan eksternal untuk mencegah penyimpangan di lingkungan MA.

Agenda Prioritas ke Depan

Dalam keterangan resmi setelah pelantikan, Dwiarso memaparkan tiga agenda prioritas yang akan segera dijalankan. Pertama, menyelesaikan revisi regulasi internal mengenai standar operasional prosedur pengelolaan keuangan di semua tingkat peradilan. Kedua, mempercepat proses rekrutmen dan penempatan aparatur sipil negara untuk mengisi kekosongan posisi di pengadilan, khususnya di wilayah Indonesia timur. Ketiga, memperkuat sistem pengaduan masyarakat yang terintegrasi sebagai bagian dari pengawasan non-yudisial.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan koordinasi erat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di sektor peradilan. "Sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi di MA. Kami tidak bisa bekerja sendiri," tegasnya.

Makna Pelantikan bagi Reformasi Peradilan

Pengangkatan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial baru ini terjadi di tengah upaya pemerintah dan DPR untuk memperkuat independensi dan akuntabilitas lembaga peradilan. Sejumlah rancangan undang-undang yang berkaitan dengan jabatan hakim dan sistem peradilan tengah dibahas, sehingga kehadiran pemimpin yang visioner di sisi non-yudisial sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan teknis dan memastikan kesiapan institusi dalam mengadopsi perubahan hukum.

Dengan usia yang masih relatif muda untuk jabatan setingkat wakil ketua MA, Dwiarso diharapkan dapat membawa semangat baru dan inovasi dalam pengelolaan organisasi. Ia juga diharapkan mampu menjadi jembatan antara hakim, aparatur peradilan, dan para pemangku kepentingan eksternal demi mewujudkan peradilan yang agung dan dipercaya publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User