Prabowo Lantik 25 Pejabat Negara dan 10 Dubes pada Oktober 2025

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 25 pejabat negara dan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Pelantikan tersebut ...

Jul 12, 2026 - 11:47
0 0
Prabowo Lantik 25 Pejabat Negara dan 10 Dubes pada Oktober 2025

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 25 pejabat negara dan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Pelantikan tersebut menandai babak baru pengisian sejumlah posisi strategis di kementerian, lembaga, dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan berlangsung khidmat pukul 10.00 WIB, disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, serta pimpinan lembaga tinggi negara. Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 125/TPA Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 126/TPA Tahun 2025 yang ditandatangani sehari sebelumnya.

Rincian Pengisian Jabatan Strategis

Dari 25 pejabat negara yang dilantik, terdapat tujuh posisi setingkat menteri atau wakil menteri, delapan kepala lembaga nonstruktural, lima staf khusus presiden, dan lima komisaris utama badan usaha milik negara. Pelantikan dilakukan serentak untuk mempercepat kinerja pemerintahan menjelang satu tahun masa kepemimpinan Prabowo-Gibran. Nama-nama yang dilantik merupakan hasil seleksi dan evaluasi Tim Penilai Akhir yang diketuai Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Beberapa tokoh yang dilantik antara lain Prof. Dr. Andi Mulya sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan yang baru, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa pensiun. Selanjutnya, posisi Wakil Menteri Perindustrian diisi oleh Ir. Haryono Purnomo, M.Eng., seorang birokrat karier dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di sektor manufaktur. Sementara itu, Mayjen TNI (Purn.) Djoko Santoso diangkat menjadi Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia.

Kepala Staf Kepresidenan, Letjen TNI (Purn.) M. Herindra, menegaskan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi pemerintahan.

"Presiden menginginkan semua posisi segera terisi oleh kader-kader terbaik yang memiliki integritas dan kompetensi tinggi. Tidak boleh ada kekosongan yang menghambat jalannya program strategis nasional,"
ujar Herindra di sela acara.

Daftar 10 Duta Besar Baru

Sepuluh Duta Besar LBBP yang dilantik akan menempati pos di negara sahabat dan organisasi internasional. Mereka mendapat surat kepercayaan setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi I DPR RI pada September 2025. Satu per satu nama disebutkan dalam surat keputusan:

1. Dr. Rizal Sukma — Duta Besar untuk Inggris Raya dan Irlandia Utara.
2. Laksamana Madya TNI (Purn.) Dr. Aan Kurnia — Duta Besar untuk Jepang dan Federasi Mikronesia.
3. Letjen TNI (Purn.) Ganip Warsito — Duta Besar untuk Republik Perancis merangkap Andorra, Monako, dan UNESCO.
4. Duta Besar untuk Kerajaan Belanda merangkap OPCW dipercayakan kepada Prof. Dr. Hikmahanto Juwana, S.H., M.H.
5. Armanatha Nasir — Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.
6. Dr. Teuku Faizasyah — Duta Besar untuk Takhta Suci Vatikan.
7. Duta Besar untuk Republik Arab Mesir diisi oleh Drs. Agus Maftuh Abegebriel, M.A.
8. Posisi Duta Besar untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan diberikan kepada Dr. Sidharto Suryodipuro.
9. Duta Besar untuk Kerajaan Arab Saudi dijabat oleh Dr. Ahmad Syauqi, M.A.
10. Prof. Dr. Jamalul Lail, M.A. — Duta Besar untuk Republik Federal Jerman.

Kesepuluh dubes tersebut merupakan perpaduan antara diplomat karier Kementerian Luar Negeri dan tokoh nonkarier dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, purnawirawan TNI, dan profesional. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa penempatan ini mempertimbangkan dinamika geopolitik dan prioritas politik luar negeri Indonesia.

Arahan Presiden kepada Pejabat Baru

Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo menekankan tiga hal utama kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Pertama, percepatan realisasi program prioritas nasional, terutama di bidang swasembada pangan, energi, dan hilirisasi industri. Kedua, pejabat negara wajib menjaga netralitas dan menolak praktik korupsi. Ketiga, para dubes harus menjadi ujung tombak diplomasi ekonomi untuk meningkatkan investasi dan ekspor Indonesia.

"Saya minta saudara-saudara bekerja keras. Tidak ada lagi birokrasi yang lamban. Saya akan pantau langsung kinerja Anda semua,"
tegas Prabowo. Presiden juga mengingatkan agar para dubes segera memetakan peluang dan tantangan di negara akreditasi masing-masing, serta melaporkan perkembangannya setiap tiga bulan sekali kepada Kementerian Luar Negeri dengan tembusan ke Kantor Staf Presiden.

Dengan dilantiknya 35 pejabat ini, secara keseluruhan sejak awal masa jabatan, Presiden Prabowo telah melantik 87 pejabat setingkat menteri, kepala lembaga, dan duta besar. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat jajaran birokrasi dan diplomasi. Para pejabat yang baru dilantik dijadwalkan akan mengikuti pembekalan di Kementerian Sekretariat Negara pada Senin (20/10/2025) sebelum resmi bertugas di pos masing-masing.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User