Oct 09, 2026
Politik

Polresta Bogor Selidiki Kecelakaan Beruntun Enam Kendaraan di Tanahsareal

BOGOR — Kepolisian Resor Kota Bogor menegaskan tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di perlintasan kereta api Kebon Pedes, Kecamatan T...

Polresta Bogor Selidiki Kecelakaan Beruntun Enam Kendaraan di Tanahsareal

BOGOR — Kepolisian Resor Kota Bogor menegaskan tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di perlintasan kereta api Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, pada Sabtu (4/7) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas di kawasan tersebut dan menimbulkan korban luka yang telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi serta merekayasa ulang kronologi kejadian. “Penyelidikan ini kami lakukan secara bertahap dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

“Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, pengemudi, dan faktor prasarana di sekitar perlintasan,” tutur perwira tersebut.

Kronologi dan Kendaraan yang Terlibat

Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lokasi, kecelakaan beruntun terjadi pada sore hari ketika sejumlah kendaraan melintas di jalur perlintasan yang ramai dilalui pengendara dari arah Bogor menuju Cibubur maupun sebaliknya. Enam kendaraan yang terlibat terdiri atas sepeda motor dan kendaraan roda empat dengan berbagai tingkat kerusakan.

Petugas kepolisian mencatat bahwa benturan pertama terjadi di titik awal perlintasan dan memicu tumbukan berantai pada kendaraan di belakangnya. Beberapa pengendara mengalami luka ringan sampai sedang, sementara kerusakan material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Korban luka kami prioritaskan untuk mendapat pertolongan pertama. Identitas para korban masih kami data bersama pihak rumah sakit,” kata petugas di lokasi kejadian.

Rekayasa Lalu Lintas dan Penanganan Pasca-Kejadian

Guna mengurai kepadatan arus, Satlantas Polresta Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif di sekitar Kecamatan Tanahsareal. Petugas juga memasang garis polisi (police line) di area TKP untuk kepentingan investigasi.

Rapat koordinasi lintas instansi disebut telah digelar bersama Dinas Perhubungan Kota Bogor dan pengelola perlintasan untuk mengevaluasi aspek keselamatan di lokasi kejadian. Langkah tersebut menindaklanjuti instruksi Kapolresta Bogor agar perlintasan kereta api yang dinilai rawan dievaluasi kelayakannya.

“Kami meminta pengendara untuk berhati-hati dan mematuhi rambu serta palang pintu perlintasan. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua,” tegas pejabat kepolisian tersebut.

Penyelidikan Lanjutan dan Uji Kendaraan

Penyidik akan melakukan uji kendaraan dan meminta keterangan ahli untuk menentukan apakah kecelakaan disebabkan oleh kelalaian manusia, kelayakan teknis kendaraan, atau kondisi prasarana perlintasan. Polisi juga akan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi bila tersedia.

Jika ditemukan unsur kelalaian yang memenuhi rumusan pasal, penyidik tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Proses hukum akan dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di perlintasan Kebon Pedes berangsur normal. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian agar melaporkannya ke kantor polisi terdekat guna mempercepat pengungkapan penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User