Oct 16, 2026
Politik

Polres Gresik Ungkap Pemerasan Pinjol Fiktif, Satu Pelaku Ditangkap

Kepolisian Resor Gresik menegaskan komitmennya menindaklanjuti program Quick Wins Kapolri dengan mengungkap kasus pemerasan yang dilakukan oleh debt collector pinjaman online fiktif. Pengungkapan ini ...

Polres Gresik Ungkap Pemerasan Pinjol Fiktif, Satu Pelaku Ditangkap

Kepolisian Resor Gresik menegaskan komitmennya menindaklanjuti program Quick Wins Kapolri dengan mengungkap kasus pemerasan yang dilakukan oleh debt collector pinjaman online fiktif. Pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers di Markas Polres Gresik, Selasa (14/10/2026), sebagai bagian dari keputusan satuan kewilayahan mempercepat penanganan perkara yang meresahkan masyarakat.

Dalam perkara ini, penyidik menetapkan satu orang sebagai tersangka dan telah dilakukan penangkapan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengancam korban menggunakan data pribadi serta foto editan bermuatan pornografi. Penyidikan masih berlanjut untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan penagihan ilegal tersebut.

Modus Ancaman dan Penyalahgunaan Data Pribadi

Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi, pelaku menjalankan aksinya dengan menghubungi korban secara berulang dan menuntut pembayaran atas pinjaman yang tidak pernah dicairkan. Ancaman disampaikan melalui pesan digital dengan melampirkan data identitas korban yang diduga diperoleh secara melawan hukum.

"Pelaku mengancam korban dengan menyebarkan data pribadi dan foto editan pornografi apabila tuntutan pembayaran tidak dipenuhi," menyatakan pejabat kepolisian dalam konferensi pers tersebut.

Penyidik menyatakan bahwa tindakan pelaku masuk dalam kategori pemerasan dan pencemaran nama baik yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sekaligus beririsan dengan ketentuan perlindungan data pribadi. Berdasarkan UU, penyalahgunaan data pribadi untuk menekan korban dapat dikenakan sanksi pidana yang berat.

Barang bukti yang diamankan antara lain perangkat komunikasi, dokumen identitas korban, serta rekaman komunikasi yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi pemerasan. Penyidik juga menelusuri aliran transaksi keuangan untuk memetakan sumber dana dan pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut.

Bagian dari Tindak Lanjut Program Quick Wins Kapolri

Pengungkapan kasus ini ditegaskan sebagai wujud tindak lanjut atas arahan Kapolri dalam program Quick Wins, yakni serangkaian langkah cepat yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Program tersebut menempatkan pemberantasan kejahatan siber dan pinjaman online ilegal sebagai salah satu prioritas utama.

Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di lingkungan Polres Gresik, jajaran pimpinan menetapkan sejumlah langkah operasional, mulai dari patroli siber, pendataan laporan masyarakat, hingga penindakan tegas terhadap penagih yang melanggar hukum. Keputusan tersebut diambil untuk memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terjerumus pada tawaran pinjaman online yang tidak memiliki izin resmi. Masyarakat diminta memverifikasi legalitas penyelenggara jasa keuangan sebelum memberikan data pribadi, karena kelalaian dalam hal ini kerap menjadi pintu masuk aksi pemerasan.

Penyidikan Berlanjut dan Imbauan kepada Masyarakat

Hingga saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak dalam jaringan tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain di wilayah hukum Polres Gresik. Penangkapan satu tersangka dinyatakan sebagai langkah awal, sementara pengembangan perkara akan dilakukan berdasarkan alat bukti yang telah dikumpulkan.

"Penyidikan terus berlanjut. Kami tidak menutup kemungkinan adanya tersangka tambahan dalam perkara ini," tegas pejabat kepolisian tersebut.

Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami perlakuan serupa. Setiap laporan akan dicatat, diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa memandang besar kecilnya nilai kerugian yang dialami korban.

Dengan pengungkapan ini, Polres Gresik menyatakan komitmennya menjaga rasa aman masyarakat dari praktik pinjaman online ilegal yang merugikan secara materiil maupun psikologis. Langkah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa negara hadir untuk menindak setiap bentuk pemerasan yang menyalahgunakan data pribadi warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User