Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Ibu dan Balita di Hutan Landak

LANDAK — Jajaran Kepolisian Resor Landak, Kalimantan Barat, tengah menyelidiki penemuan jenazah seorang ibu dan anak balitanya dalam kondisi terikat di kawasan hutan di wilayah kabupaten tersebut. P...

Polisi Usut Dugaan Pembunuhan Ibu dan Balita di Hutan Landak

LANDAK — Jajaran Kepolisian Resor Landak, Kalimantan Barat, tengah menyelidiki penemuan jenazah seorang ibu dan anak balitanya dalam kondisi terikat di kawasan hutan di wilayah kabupaten tersebut. Peristiwa yang dilaporkan pada Sabtu (8/8/2026) itu diduga kuat merupakan tindak pidana pembunuhan dengan motif perampokan.

Penemuan itu bermula dari laporan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan mendapati dua sosok tubuh tak bergerak dalam keadaan terikat. Temuan tersebut langsung diteruskan kepada perangkat desa setempat sebelum dilaporkan ke kepolisian sektor. Personel kepolisian yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi guna mengamankan tempat kejadian perkara dari kerumunan warga.

Kabar penemuan jenazah itu dengan cepat menyebar dan menggegerkan masyarakat Kabupaten Landak. Sejumlah warga sempat berdatangan ke sekitar lokasi sebelum akhirnya diminta membubarkan diri agar proses olah tempat kejadian perkara berjalan tanpa hambatan.

Kronologi Penemuan Jenazah

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, kedua korban merupakan seorang perempuan dewasa dan seorang anak berusia balita. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh terikat. Aparat kepolisian yang melakukan pemeriksaan awal menemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan kekerasan sebelum korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk kepentingan visum et repertum.

Proses evakuasi berlangsung di bawah pengawasan ketat aparat. Jenazah kedua korban dibawa ke rumah sakit terdekat guna menjalani pemeriksaan forensik. Hasil pemeriksaan itu nantinya menjadi dasar bagi penyidik dalam menetapkan penyebab kematian serta mengungkap kronologi peristiwa secara utuh.

Identitas kedua korban untuk sementara belum diumumkan secara resmi kepada publik. Kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman dan pendataan sebelum menyampaikan keterangan lebih lanjut kepada keluarga maupun masyarakat.

Dugaan Motif Perampokan

Dalam penanganan perkara ini, penyidik menduga aksi kekerasan yang menimpa kedua korban berkaitan dengan perampokan. Dugaan itu muncul berdasarkan sejumlah temuan awal di lokasi kejadian, termasuk indikasi hilangnya barang-barang berharga milik korban.

"Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. Dugaan sementara mengarah pada tindak pidana pembunuhan dengan latar belakang perampokan, tetapi kami masih mendalami seluruh kemungkinan motif lain," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Landak dalam keterangannya.

Kendati demikian, kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan akhir baru akan disampaikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan rampung. Penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi serta menelusuri jejak aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Penyelidikan Kepolisian

Tim Identifikasi Kepolisian Resor Landak dikerahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik di kawasan hutan tempat kedua jenazah ditemukan. Setiap temuan didokumentasikan dan akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik guna memperkuat konstruksi hukum perkara tersebut.

Selain pemeriksaan tempat kejadian, penyidik juga meminta keterangan warga sekitar, termasuk mereka yang pertama kali menemukan korban. Keterangan para saksi diharapkan dapat memperjelas waktu kejadian serta kemungkinan keberadaan pihak lain di lokasi sebelum peristiwa itu diketahui.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Setiap perkembangan penyelidikan akan kami sampaikan secara resmi," kata juru bicara Kepolisian Resor Landak.

Imbauan kepada Masyarakat

Kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa itu agar bersedia melapor ke kantor polisi terdekat. Keterangan sekecil apa pun dinilai berharga untuk mempercepat pengungkapan perkara dan menemukan pihak yang bertanggung jawab.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan foto maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya melalui media sosial. Langkah itu penting untuk menjaga proses penyelidikan tetap berjalan objektif serta menghormati keluarga korban yang tengah berduka.

Hingga berita ini disusun, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Kepolisian Resor Landak memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan berkomitmen mengungkap perkara ini sampai tuntas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User