JAKARTA — Partai Kebangkitan Nasional (PKB) menegaskan tengah menjajaki kemungkinan mengusung mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, sebagai bakal calon gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur. Penjajakan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi internal partai yang membahas peta politik dan penyusunan bakal calon kepala daerah di tingkat provinsi.
"Kami sedang membidik beliau untuk dimajukan pada Pilkada Jawa Timur," demikian pernyataan yang disampaikan dalam rapat tersebut. Penjajakan ini menindaklanjuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat PKB agar seluruh struktur partai melakukan pemetaan kandidat potensial di daerah pemilihan masing-masing.
Marzuki Mustamar merupakan figur yang memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Timur, salah satu pengurus wilayah dengan basis massa terbesar di Indonesia. Kepemimpinannya di lingkungan NU Jawa Timur menjadikan namanya diperhitungkan dalam konstelasi politik regional.
Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, setiap partai politik atau gabungan partai politik dapat mengusulkan pasangan calon kepala daerah dengan syarat perolehan kursi atau akumulasi suara sah tertentu. PKB menilai sosok Marzuki memiliki daya elektoral yang mumpuni untuk bersaing dalam kontestasi tersebut.
Rapat Koordinasi dan Pemetaan Bakal Calon
Dalam forum Rapat Koordinasi tersebut, pembahasan tidak hanya menyangkut Pilkada Jawa Timur. Struktur partai di berbagai tingkatan diminta menyusun laporan mengenai figur-figur yang berpotensi diusung, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Setiap usulan bakal calon akan melalui mekanisme pleno dan verifikasi di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah sebelum akhirnya ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat.
PKB menekankan bahwa proses penjaringan bakal calon dilakukan secara terbuka dan berjenjang. Fraksi-fraksi di lembaga legislatif juga dilibatkan untuk memberikan masukan terkait kapasitas dan akseptabilitas tokoh yang akan diusung. Mekanisme ini sejalan dengan komitmen partai untuk mengutamakan kader yang memiliki kedekatan dengan basis konstituen nahdliyin.
"Setiap nama yang masuk akan diproses sesuai mekanisme partai. Keputusan akhir berada pada forum tertinggi partai," ujar sumber internal partai dalam Rapat Koordinasi tersebut.
Penjajakan terhadap Marzuki dinilai sejalan dengan strategi PKB memperkuat basis massa tradisional di Jawa Timur. Provinsi tersebut merupakan salah satu kantong suara terbesar bagi partai berbasis massa Nahdlatul Ulama. Pada pemilihan sebelumnya, perolehan suara PKB di Jawa Timur menjadi salah satu penopang utama capaian nasional partai.
Rekam Jejak dan Pertimbangan Elektoral
KH Marzuki Mustamar dikenal sebagai pengasuh salah satu pondok pesantren terkemuka di Malang. Latar belakangnya sebagai ulama kharismatik menjadi pertimbangan penting partai dalam menentukan bakal calon. Kombinasi antara kedekatan emosional dengan warga nahdliyin dan pengalaman organisasi dinilai dapat mendongkrak elektabilitas partai dalam Pilkada.
Meski demikian, PKB belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai siapa yang akan diusung. Partai masih membuka ruang komunikasi dengan partai politik lain untuk menjajaki kemungkinan koalisi. Koalisi diperlukan mengingat syarat ambang batas pencalonan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
Pengamat politik menilai penjajakan terhadap tokoh ulama merupakan langkah strategis partai untuk meraih dukungan segmen pemilih tradisional. Namun, keputusan akhir sangat bergantung pada hasil survei elektabilitas dan dinamika koalisi antarpartai menjelang pendaftaran calon.
Dinamika Koalisi dan Tahapan Pilkada
Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak. Partai politik diwajibkan mendaftarkan pasangan calon sesuai jadwal yang ditetapkan. PKB memastikan akan mengikuti seluruh tahapan tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain Marzuki, sejumlah nama lain juga disebut dalam bursa bakal calon gubernur Jawa Timur. Namun, PKB menegaskan bahwa keputusan penetapan bakal calon akan dilakukan melalui rapat pleno yang melibatkan seluruh pengurus wilayah. Partai berkomitmen mengedepankan mekanisme internal dan menjunjung tinggi asas demokrasi dalam proses penjaringan.
Sampai berita ini diturunkan, belum terdapat penetapan resmi mengenai pasangan calon yang akan diusung PKB di Pilkada Jawa Timur. Seluruh proses masih berada pada tahap penjajakan dan pemetaan bakal calon yang akan dilanjutkan melalui Rapat Koordinasi dan pleno berikutnya.
Comments (0)