PKB Bidik Kiai Marzuki untuk Pilkada Jatim 2024

Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa resmi membidik mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, sebagai bakal calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah S...

PKB Bidik Kiai Marzuki untuk Pilkada Jatim 2024

Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa resmi membidik mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar, sebagai bakal calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024. Penjaringan dilakukan melalui mekanisme rapat pleno tertutup di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, pada Senin (20/11/2023) dan telah menetapkan sejumlah nama prioritas. Sekretaris Jenderal PKB, Abdul Halim Iskandar, menyatakan bahwa Marzuki Mustamar merupakan tokoh yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan tinggi dan diterima oleh akar rumput.

“Kami melihat Kiai Marzuki memiliki rekam jejak panjang dalam membina umat dan telah teruji memimpin organisasi besar seperti PWNU Jatim. PKB membutuhkan figur yang secara moral dan politik mampu menjaga stabilitas daerah,”
ujar Halim dalam konferensi pers selepas rapat.

Surat penugasan resmi akan segera disampaikan kepada pengurus Dewan Pengurus Wilayah PKB Jawa Timur untuk menindaklanjuti komunikasi politik dengan Kiai Marzuki. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa partai berlambang bola dunia itu serius mengusung kader berbasis pesantren demi memenangkan kontestasi di provinsi dengan 31,7 juta pemilih tersebut.

Profil Singkat Kiai Marzuki

KH Marzuki Mustamar bukan nama baru di lingkungan Nahdlatul Ulama. Pria kelahiran Malang, 12 Agustus 1959, itu memimpin PWNU Jawa Timur selama dua periode, yakni 2013–2018 dan 2018–2023. Sebelumnya, ia menjabat Ketua Pengurus Cabang NU Kota Malang dan lama mengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang. Di luar organisasi, Marzuki dikenal sebagai mubaligh yang kerap mengisi pengajian di berbagai daerah, termasuk di kalangan pekerja migran di Hong Kong dan Taiwan. Basis massa Nahdliyin di Jawa Timur yang mencapai 38,4 persen dari total penduduk membuat namanya kerap diperhitungkan dalam setiap survei elektabilitas tokoh non-partai.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Dr. Siti Aminah, menilai bahwa pengusungan Marzuki merupakan langkah strategis PKB untuk mengkonsolidasikan kekuatan tradisional sekaligus merespons aspirasi kiai kampung.

“Marzuki Mustamar dipersepsikan sebagai figur yang bersih dan tidak memiliki beban kasus hukum. Dalam konteks Pilkada Jatim yang kerap diwarnai politik uang, Kiai Marzuki bisa menjadi antitesis,”
tutur Siti kepada Apaberita melalui sambungan telepon, Selasa (21/11/2023).

Mesin Politik PKB Mulai Bergerak

DPP PKB telah membentuk tim penjaringan internal yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid. Tim ini bertugas melakukan pemetaan elektoral di 38 kabupaten/kota dan berkomunikasi dengan sejumlah partai politik. Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar pada 15 November 2023, tim menargetkan terbentuknya koalisi strategis sebelum akhir Desember 2023. PKB saat ini mengantongi 15 kursi DPRD Jawa Timur hasil Pemilu 2019, masih membutuhkan tambahan 5 kursi untuk memenuhi ambang batas pencalonan 20 kursi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Sejumlah partai mulai didekati, di antaranya Partai Gerindra yang memiliki 13 kursi dan Partai Demokrat dengan 5 kursi. Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal PKB, mengungkapkan bahwa komunikasi awal sudah dilakukan dengan pimpinan partai-partai tersebut.

“Kami sudah bersilaturahmi ke kediaman Pak Prabowo dan juga bertemu langsung Ketua Umum Demokrat. Pembicaraan masih bersifat penjajakan, tetapi responsnya positif,”
ungkap Halim.

Selain Marzuki Mustamar, PKB juga masih membuka ruang bagi nama lain seperti Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan mantan Bupati Jombang Mundjidah Wahab. Namun, sumber internal partai menyebutkan bahwa elektabilitas Marzuki di basis Nahdliyin unggul hingga 12 poin dibanding kandidat lainnya berdasarkan survei internal yang dilakukan pada Oktober 2023. Survei tersebut melibatkan 2.400 responden dengan margin of error ±2,8 persen.

Dinamika Pilkada Jatim dan Tantangan

Peta politik Jawa Timur menjelang Pilkada 2024 diwarnai manuver sejumlah tokoh. Gubernur petahana Khofifah Indar Parawansa hingga kini belum menyatakan sikap maju kembali, meskipun elektabilitasnya masih dominan di berbagai lembaga survei. Wakil Gubernur Emil Dardak diproyeksikan akan kembali mendampingi Khofifah apabila koalisi partai pendukung tercapai. Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dikabarkan tengah menyiapkan kadernya sendiri, dengan nama Menteri Sosial Tri Rismaharini muncul sebagai kandidat kuat. Kondisi ini menuntut PKB untuk segera mengunci koalisi dan menentukan pasangan calon.

Tantangan terbesar bagi Marzuki Mustamar adalah mengonversi popularitas di kalangan santri menjadi elektabilitas lintas segmen pemilih, khususnya pemilih muda dan pemilih berbasis non-pesantren di wilayah perkotaan seperti Surabaya Raya. Selain itu, potensi resistensi dari internal PKB sendiri juga perlu diantisipasi mengingat terdapat sejumlah kader yang juga berminat maju. Namun, Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa partai akan memutuskan usungan berdasarkan hasil survei dan pertimbangan objektif tim penjaringan.

“Kami tidak ingin mengulangi kesalahan masa lalu. Keputusan akan diambil secara kolektif kolegial dan diputuskan dalam Rapat Pleno DPP setelah mendengarkan masukan dari DPW dan DPC se-Jawa Timur,”
tegas Cucun.

Dengan dimulainya tahapan Pilkada oleh KPU pada pertengahan tahun 2024, PKB menargetkan penetapan calon definitif paling lambat Februari 2024. Hal ini dimaksudkan agar mesin partai memiliki waktu yang cukup untuk sosialisasi dan konsolidasi pemenangan. Apabila rencana pengusungan Kiai Marzuki berjalan mulus, Jawa Timur akan kembali menjadi panggung pertarungan politik antara kekuatan nasionalis dan Islam tradisional dalam balutan demokrasi lokal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User