PGN Suplai Gas Bumi untuk Pabrik Sepeda Listrik di Semarang
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) secara resmi menyalurkan pasokan gas bumi ke fasilitas manufaktur milik PT Roda Pasifik Mandiri (RPM). Fasilitas baru yang berlokasi di kawasan industri Se...
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) secara resmi menyalurkan pasokan gas bumi ke fasilitas manufaktur milik PT Roda Pasifik Mandiri (RPM). Fasilitas baru yang berlokasi di kawasan industri Semarang, Jawa Tengah, ini dikhususkan untuk produksi sepeda konvensional, sepeda listrik, dan motor listrik.
Proyek Kolaborasi Energi dan Manufaktur
Kerja sama suplai gas bumi ini merupakan bagian dari upaya mendorong hilirisasi industri nasional dengan energi bersih. PGN, sebagai subholding gas dalam Grup Pertamina, menegaskan komitmennya untuk mendukung sektor industri manufaktur dengan menyediakan energi yang andal dan efisien. Penandatanganan perjanjian jual beli gas bumi telah ditetapkan untuk memastikan kontinuitas pasokan ke pabrik RPM.
Direktur Utama PGN, A. Rachmad Hakim, menyatakan dalam keterangan resmi, "Penyuplaian gas bumi ke PT Roda Pasifik Mandiri merupakan wujud nyata kontribusi PGN dalam mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Gas bumi merupakan energi transisi yang bersih dan efisien untuk proses manufaktur."
Fasilitas RPM di Semarang menelan investasi dengan nominal yang tidak disebutkan secara spesifik, namun ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas produksi nasional di sektor kendaraan berbasis listrik. Gas bumi akan digunakan sebagai sumber energi utama dalam berbagai proses produksi, termasuk pengolahan material, pemanasan, dan pembangkit listrik komplementer untuk operasional pabrik.
Spesifikasi Teknis dan Manfaat Energi Gas Bumi
Pasokan gas bumi ke RPM disalurkan melalui jaringan pipa transmisi PGN yang terhubung langsung ke kawasan industri. Berdasarkan kesepakatan, volume pasokan akan disesuaikan dengan kebutuhan puncak produksi pabrik. Gas bumi dipilih karena memberikan kepastian energi dengan harga yang lebih stabil dibandingkan bahan bakar minyak, serta memiliki jejak emisi karbon yang lebih rendah.
Presiden Direktur PT Roda Pasifik Mandiri, Budi Santoso, menindaklanjuti dengan pernyataan, "Akses terhadap gas bumi yang stabil dari PGN menjadi penopang utama operasional pabrik baru kami. Ini memungkinkan kami memproduksi sepeda dan motor listrik dengan biaya energi yang terkendali, sehingga harga jual ke konsumen bisa lebih kompetitif."
Pemanfaatan gas bumi untuk industri manufaktur sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam Program Strategis Nasional untuk mempercepat adopsi energi bersih. Dalam Rapat Koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tahun ini, disahkan strategi penggunaan gas bumi sebagai mesin penggerak industri hijau. PGN sebagai BUMN energi memiliki mandat untuk mewujudkan hal tersebut melalui ekspansi jaringan dan kerja sama dengan sektor industri.
Dampak Ekonomi dan Penguatan Rantai Pasok Nasional
Operasional pabrik RPM di Semarang diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan membangun ekosistem pendukung, mulai dari pemasok komponen hingga jaringan distribusi. Kehadiran pabrik yang memanfaatkan gas bumi ini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah Jawa Tengah. PGN menyatakan bahwa proyek ini merupakan salah satu dari beberapa kerja sama strategis yang ditetapkan dalam Rapat Pleno direksi untuk tahun berjalan.
Secara lebih luas, kerja sama ini menggambarkan konvergensi antara sektor hulu migas, khususnya gas bumi, dengan hilirisasi industri manufaktur modern. Dengan menggunakan energi domestik, produk kendaraan listrik yang dihasilkan RPM akan memiliki kandungan lokal yang signifikan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2023 tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-Undang Cipta Kerja yang mendorong penggunaan komponen dalam negeri.
Langkah ini juga memperkuat posisi PGN sebagai pemain utama dalam transisi energi nasional. Perusahaan terus mengembangkan infrastruktur gas bumi tidak hanya untuk sektor hilir, tetapi juga untuk membangun demand baru di sektor industri yang selama ini bergantung pada energi fosil cair atau batu bara. Keputusan RPM memilih gas bumi menjadi sinyal positif bagi calon investor industri lainnya untuk mempertimbakan energi gas dalam rencana bisnis mereka.
Comments (0)