Peta Pemain Judol Indonesia: Bogor Tertinggi, Jakarta Barat Catat Deposit Fantastis Rp600 Miliar

Apaberita.com mengungkapkan data terbaru dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan konsentrasi pemain judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025. Wilayah Jabo

Jul 08, 2026 - 00:34
0 0
Peta Pemain Judol Indonesia: Bogor Tertinggi, Jakarta Barat Catat Deposit Fantastis Rp600 Miliar

Apaberita.com mengungkapkan data terbaru dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan konsentrasi pemain judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025. Wilayah Jabodetabek mendominasi sebagai klaster terbesar aktivitas judi online secara nasional, dengan jumlah pemain yang sangat signifikan dan perputaran uang mencapai triliunan rupiah.

Berdasarkan pemetaan yang dirilis oleh PPATK, empat wilayah mencatatkan jumlah pemain tertinggi. Kabupaten Bogor menjadi yang teratas dengan 103.092 pemain dan total deposit mencapai Rp414,4 miliar. Meskipun Bogor memimpin dari sisi jumlah pemain, justru Jakarta Barat yang mencatatkan nilai deposit paling fantastis, yaitu Rp600,6 miliar dari 89.320 pemain. Sementara itu, Jakarta Timur berada di posisi ketiga dengan 81.750 pemain dan deposit Rp425,9 miliar, diikuti Kota Bandung dengan 80.549 pemain yang menyetor dana sebesar Rp341,7 miliar.

Mayoritas Pemain Laki-laki

Data dari PPATK juga menunjukkan adanya ketimpangan gender yang mencolok. Jumlah pemain laki-laki jauh lebih tinggi dibandingkan pemain perempuan. Meski belum dirinci secara spesifik per wilayah, tren ini konsisten dengan pola umum perjudian daring yang didominasi oleh kaum adam.

Klaster Jabodetabek Mendominasi

Wilayah Jabodetabek secara keseluruhan menjadi magnet utama aktivitas judi online di Indonesia. Konsentrasi ini tidak hanya terlihat dari jumlah pemain, tetapi juga dari volume transaksi yang mengalir. Jakarta Barat menonjol sebagai pusat perputaran uang terbesar, mengindikasikan bahwa meskipun jumlah pemainnya tidak sebanyak Bogor, nilai transaksi per pemain cenderung lebih tinggi.

"Data PPPK tahun 2025 menunjukkan adanya konsentrasi aktivitas judi online di sejumlah wilayah, dengan Jabodetabek menjadi salah satu klaster terbesar secara nasional," demikian keterangan resmi PPATK yang dikutip Apaberita.com, Jumat (26/6/2026).

Temuan ini menjadi pengingat akan masifnya penetrasi judi online di kalangan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dengan akses internet yang tinggi. Angka deposit yang mencapai ratusan miliar rupiah juga menimbulkan kekhawatiran terkait dampak sosial dan ekonomi, terutama pada kelompok rentan. Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan untuk memutus rantai perjudian daring yang semakin mengkhawatirkan.

Analisis Apaberita.com mencatat, data ini mengonfirmasi bahwa judi online telah menjadi masalah serius yang perlu ditangani secara komprehensif, tidak hanya dari sisi penegakan hukum tetapi juga edukasi publik dan literasi digital.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User