Padel Bhayangkara Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia merayakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar turnamen padel bertajuk Padel Bhayangkara Cup 2026. Kompetisi olahraga yang mengusung semang...
Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia merayakan momentum Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar turnamen padel bertajuk Padel Bhayangkara Cup 2026. Kompetisi olahraga yang mengusung semangat kebersamaan ini berlangsung di Padel Corner Kemang 27, Jakarta Selatan, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pada Jumat pagi, 26 Juni 2026.
Turnamen yang dijadwalkan selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, tersebut menjadi wujud nyata komitmen institusi Bhayangkara dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antara personel Polri dan masyarakat umum. Padel, olahraga perpaduan tenis dan squash yang tengah naik daun di Indonesia, dipilih karena sifatnya yang inklusif dan mampu menjangkau berbagai kalangan usia serta tingkat kebugaran.
Momentum Reflektif Hari Bhayangkara ke-80
Hari Bhayangkara yang diperingati setiap 1 Juli merupakan tonggak sejarah pengabdian Polri kepada bangsa. Pada tahun ini, usia ke-80 menjadi titik refleksi perjalanan panjang institusi yang bermula dari era perjuangan kemerdekaan hingga transformasi menuju kepolisian modern yang presisi. Rangkaian peringatan sengaja dikemas dalam bentuk kegiatan positif seperti olahraga agar semangat Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan secara seremonial, tetapi juga membumi di tengah masyarakat.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Padel Bhayangkara Cup 2026 adalah simbol sinergi antara Polri dan publik. "Kami ingin menghapus sekat-sekat formal. Di lapangan padel, semua berbaur, bertanding dengan sportivitas, dan bersama-sama merayakan perjalanan 80 tahun pengabdian Polri," ujarnya. Ia menambahkan, turnamen ini juga menjadi ajang menunjukkan bahwa institusi kepolisian mendukung penuh gerakan nasional hidup sehat yang dicanangkan pemerintah.
Antusiasme Peserta dan Format Pertandingan
Sebanyak 64 tim dari berbagai unsur berpartisipasi dalam Padel Bhayangkara Cup 2026. Peserta berasal dari perwakilan satuan-satuan di lingkungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, TNI, kementerian dan lembaga, komunitas olahraga, serta klub-klub padel swasta. Format yang digunakan adalah ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran dengan sistem gugur sejak babak pertama, menjamin setiap laga berlangsung ketat dan penuh dinamika.
Tingginya animo terlihat dari cepatnya kuota pendaftaran terpenuhi hanya dalam waktu dua hari setelah pengumuman resmi. Panitia penyelenggara, yang dipimpin oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, menyatakan bahwa turnamen ini akan menjadi agenda tahunan. "Antusiasme luar biasa ini mendorong kami untuk menjadikan Padel Bhayangkara Cup sebagai kalender tetap olahraga Polri yang merangkul seluruh elemen bangsa," kata Dedi Prasetyo di sela-sela pertandingan.
Pertandingan Persahabatan dan Kesan Mendalam
Laga-laga awal diwarnai pertandingan antara petinggi Polri melawan tokoh masyarakat dan atlet nasional, menciptakan suasana akrab dan penuh canda. Salah satu momen menarik terjadi ketika Jenderal Listyo Sigit berpasangan dengan mantan pebulu tangkis nasional Taufik Hidayat menghadapi tim dari komunitas padel DKI Jakarta. Meski berakhir dengan skor imbang, aksi saling memukul bola padel dan tawa lepas menunjukkan esensi sejati turnamen ini: kebersamaan.
Sementara itu, dari sektor putri, tim Polda Metro Jaya tampil dominan dengan mengandalkan kecepatan dan strategi rotasi yang matang. Kompetisi antarsatuan internal Polri pun berjalan kompetitif, mencerminkan tingkat kebugaran dan semangat juang personel yang tetap tinggi di tengah tugas-tugas pelayanan masyarakat.
Puncak Acara dan Piala Bergilir Kapolri
Penutupan turnamen pada Minggu (28/6) sore direncanakan akan dimeriahkan dengan laga eksibisi antara legenda olahraga Indonesia dan perwakilan komunitas, serta pembagian hadiah total senilai ratusan juta rupiah. Juara umum akan membawa pulang Piala Bergilir Kapolri, simbol supremasi olahraga padel di lingkungan Bhayangkara dan masyarakat umum.
Lebih dari sekadar kompetisi, Padel Bhayangkara Cup 2026 menorehkan catatan sebagai perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang merakyat, aktif, dan membumi. Di akhir sambutannya, Kapolri kembali mengingatkan bahwa olahraga adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan persatuan. "Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal menggelorakan olahraga di setiap sudut negeri, bersama Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat," pungkasnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, publik menantikan edisi Padel Bhayangkara Cup selanjutnya yang diharapkan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mempertegas komitmen Polri dalam membangun kebersamaan melalui olahraga.
Baca juga:
Comments (0)