Mercure Jakarta Hadirkan Staycation Betawi dengan Fasilitas Ice Bath
Suasana khas budaya Betawi langsung menyambut setiap tamu yang melangkah masuk ke lobi hotel Mercure Jakarta. Ornamen tradisional, ukiran khas, dan palet w
Suasana khas budaya Betawi langsung menyambut setiap tamu yang melangkah masuk ke lobi hotel Mercure Jakarta. Ornamen tradisional, ukiran khas, dan palet warna hangat berpadu menciptakan atmosfer yang unik dan autentik. Konsep ini sengaja dihadirkan manajemen hotel untuk memberikan pengalaman menginap yang berbeda, menggabungkan kearifan lokal dengan fasilitas kebugaran modern yang tengah menjadi tren di kalangan pelaku gaya hidup sehat.
Konsep Desain yang Mengakar pada Budaya Lokal
Lobi hotel menjadi etalase utama dari perpaduan budaya Betawi dan sentuhan kontemporer. Elemen dekoratif seperti batik Betawi, gambar ondel-ondel yang distilasi secara modern, serta furnitur berbahan kayu jati dengan sentuhan akhir tradisional mendominasi ruang penerima tamu. "Kami ingin tamu merasakan Jakarta yang sebenarnya, bukan sekadar kota metropolitan yang serba kaca dan beton," ujar General Manager Mercure Jakarta dalam wawancara eksklusif dengan Liputan6.com. Bukan hanya lobi, nuansa serupa juga konsisten diterapkan di sepanjang koridor, restoran, hingga area kolam renang. Pemilihan elemen desain ini merupakan hasil kolaborasi dengan seniman lokal Betawi yang dilibatkan sejak tahap perencanaan. Tujuannya adalah menciptakan ruang yang tidak hanya estetis, tetapi juga sarat akan nilai cerita dan identitas.Fasilitas Ice Bath yang Menjadi Daya Tarik Utama
Di tengah balutan budaya tradisional, Mercure Jakarta justru menyematkan fasilitas ice bath atau rendam air es yang tergolong mutakhir. Fasilitas ini ditempatkan di area wellness dan fitness center hotel, melengkapi sauna dan kolam renang yang sudah ada. Suhu air dipertahankan secara konstan pada 10 hingga 12 derajat Celsius, mengikuti standar terapi paparan dingin yang direkomendasikan para ahli kebugaran."Peminat ice bath terus meningkat, terutama setelah pandemi di mana kesadaran akan kesehatan mental dan fisik semakin tinggi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk memberikan nilai tambah bagi tamu yang sedang staycation. Mereka bisa relaksasi dan memulihkan diri tanpa harus pergi ke pusat kebugaran khusus,"jelas manajemen hotel. Fasilitas ini dapat diakses oleh seluruh tamu yang menginap tanpa biaya tambahan, dengan sesi maksimal 15 menit per orang demi menjaga keamanan dan kenyamanan.
Comments (0)