Mendagri Sebut Penghargaan Pemda Berprestasi Dorong Kompetisi Kinerja Daerah

Apaberita.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi bukan sekadar seremoni, melainkan upay

Jul 06, 2026 - 14:04
0 0
Mendagri Sebut Penghargaan Pemda Berprestasi Dorong Kompetisi Kinerja Daerah

Apaberita.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi bukan sekadar seremoni, melainkan upaya strategis untuk mendorong kompetisi positif antar-daerah dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini disampaikan Tito usai menghadiri Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang digelar di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, pada Senin malam (22/6/2026).

Motivasi dan Semangat Kompetisi

Kepada media kami, Tito menjelaskan bahwa ajang penghargaan semacam ini memiliki daya ungkit yang kuat untuk memacu kepala daerah agar tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi juga berinovasi dan berlomba-lomba menorehkan prestasi. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Dalam Negeri, ingin menunjukkan bahwa banyak daerah yang sebenarnya telah menunjukkan kinerja gemilang, dan hal itu perlu diapresiasi secara terbuka.

“Kita melihat banyak sekali kepala daerah yang punya inovasi, punya program yang outstanding. Mereka layak dijadikan contoh, dan kita ingin semua daerah melihat bahwa keberhasilan itu bisa diraih, bukan hanya milik daerah tertentu saja,” ujar Tito dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Dana Insentif Fiskal sebagai Pemacu

Lebih lanjut, Mendagri menyoroti bahwa penghargaan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga dikaitkan dengan dana insentif fiskal (DIF) yang diberikan pusat kepada daerah yang memenuhi kriteria kinerja tertentu. Dengan adanya insentif tersebut, persaingan sehat antar-daerah diharapkan semakin hidup.

“Nah, kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ya teman-teman kepala daerah akan lebih bersemangat, termotivasi. Bagi yang belum beruntung juga mereka, ya kita harapkan berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal,” tutur Tito.

Insentif fiskal dinilai menjadi instrumen yang efektif karena langsung berdampak pada kapasitas fiskal daerah. Semakin baik kinerja suatu pemda, semakin besar kemungkinan mendapatkan alokasi tambahan yang bisa digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik. Dengan demikian, kata Tito, kesejahteraan masyarakat menjadi muara akhir dari semua upaya tersebut.

Prestasi di Wilayah Papua

Pemilihan Papua sebagai lokasi penyelenggaraan penghargaan regional juga dinilai memiliki makna tersendiri. Tito menekankan bahwa wilayah timur Indonesia ini memiliki banyak potensi yang apabila dikelola dengan tata kelola pemerintahan yang baik, dapat melahirkan kemajuan signifikan. Ia mengapresiasi sejumlah pemda di Papua yang telah menunjukkan peningkatan kinerja, baik dari sisi penyerapan anggaran, inovasi pelayanan, maupun tata kelola keuangan.

“Ini bukti bahwa dari Papua pun bisa muncul pemda-pemda dengan kinerja terbaik. Saya ingin kepala daerah di seluruh Indonesia menjadikan ini sebagai inspirasi, bukan hambatan geografis atau keterbatasan lainnya,” imbuh Tito.

Dengan rutinnya penyelenggaraan agenda berprestasi seperti ini, pemerintah pusat optimistis transformasi tata kelola pemerintahan daerah bisa berjalan lebih cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Apresiasi terhadap pemda berprestasi diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan dan memantik lahirnya inovasi-inovasi baru di seluruh pelosok negeri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User