Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Kerja Debt Collector

Jakarta – Seorang pria bernama Taufik Hidayat (30) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YTR (29), di sebuah rumah kos di Desa Cinunu

Jul 06, 2026 - 14:04
0 0
Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Kerja Debt Collector

Jakarta – Seorang pria bernama Taufik Hidayat (30) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YTR (29), di sebuah rumah kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Informasi yang dihimpun Apaberita.com, tersangka diketahui bekerja sebagai penagih utang atau debt collector.

Detik-Detik Penyekapan dan Pengakuan Warga

Menurut keterangan warga setempat, terutama dari Mulyati, istri penjaga kos, korban nyaris tidak pernah terlihat keluar dari kamar kosnya. Sebaliknya, Taufik yang kerap keluar masuk untuk membeli makanan atau keperluan lainnya. Anehnya, setiap kali keluar, Taufik selalu mengunci pintu kamar dengan rapat.

"Pelaku suka ke luar kosan untuk beli nasi atau keluar sebentar juga selalu dikunci. Takut ada orang atau feeling siapa-siapa masuk ke kosan," ujar Mulyati kepada awak media kami, Selasa (23/6/2026).

Mulyati juga menyebut, Taufik pernah mengaku bekerja sebagai debt collector, pekerjaan yang mungkin melatarbelakangi sikap waspada berlebihan dan kecenderungan mengurung korban dari dunia luar.

Penetapan DPO dan Kondisi Korban

Pihak kepolisian hingga kini masih memburu Taufik Hidayat yang telah ditetapkan sebagai buronan. Kasus ini sendiri terungkap setelah adanya laporan penganiayaan dan penyekapan yang dialami YTR. Korban diduga mengalami tindak kekerasan fisik dan psikis selama berada di dalam kamar kos tersebut. Saat ini, YTR telah mendapat pendampingan dan perlindungan dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap Taufik Hidayat terus dilakukan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat sosok yang mencurigakan sesuai ciri pelaku. Apaberita.com akan terus mengabarkan perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User