Ketua MPR Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan, Bicara Peran Bung Karno
Samarkand – Ketua MPR RI Ahmad Muzani memimpin rombongan anggota MPR, para ulama, dan pimpinan organisasi Islam Indonesia dalam ziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan, pada Jumat (3/
Samarkand – Ketua MPR RI Ahmad Muzani memimpin rombongan anggota MPR, para ulama, dan pimpinan organisasi Islam Indonesia dalam ziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan, pada Jumat (3/7/2026). Ziarah ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga diharapkan mampu mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Uzbekistan serta memperkuat tali emosi umat Islam kedua negara.
Harapan dari Ziarah Bersejarah
Dalam keterangan yang diterima Apaberita.com, Muzani mengungkapkan rasa syukurnya bisa berziarah ke makam penyusun kitab Shahih Bukhari tersebut. Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh Islam dan pimpinan pondok pesantren dari Indonesia. "Alhamdulillah, pada hari ini kami, rombongan dari Indonesia bersama para pimpinan pondok pesantren, para ulama, dan tokoh pimpinan organisasi Islam, bisa berkunjung ke makam Imam Bukhari di Samarkand, Uzbekistan," ujar Muzani. Lebih lanjut, Muzani menekankan pentingnya ziarah ini sebagai jembatan untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan keagamaan antara kedua negara.
Peran Bung Karno Diingat dalam Diplomasi Keagamaan
Menariknya, dalam kunjungan itu Muzani sempat menyinggung peran Presiden pertama RI, Soekarno, dalam hubungan antara Indonesia dan dunia Islam. Menurut laporan yang dihimpun Apaberita.com, Muzani menyampaikan bahwa Bung Karno memiliki visi besar dalam menjalin solidaritas Islam global, termasuk dengan negara-negara di Asia Tengah. "Apa yang dilakukan Bung Karno dahulu adalah cikal bakal hubungan emosional kita dengan bangsa-bangsa Muslim di kawasan ini. Ziarah ini adalah kelanjutan dari semangat beliau," kata Muzani.
"Apa yang dilakukan Bung Karno dahulu adalah cikal bakal hubungan emosional kita dengan bangsa-bangsa Muslim di kawasan ini. Ziarah ini adalah kelanjutan dari semangat beliau."
Selain ziarah, rombongan dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintah Uzbekistan untuk membahas peluang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan Islam dan ekonomi syariah. Dengan langkah ini, Indonesia melalui MPR menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat peran diplomasi keagamaan sebagaimana dirintis oleh para pendiri bangsa.
Kunjungan ini juga disambut hangat oleh pemerintah setempat yang melihat Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Diharapkan, dari Samarkand yang sarat sejarah peradaban Islam, lahir kembali kolaborasi yang membawa manfaat bagi umat kedua negara di masa depan.
Comments (0)