Tujuh Pemotor Terluka Akibat Tumpahan Solar di Jalan Raya Tajur Bogor

Insiden tumpahan solar di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Jumat (3/7/2026) menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor jatuh dan mengalami luka. Berdasarkan laporan yang di

Jul 07, 2026 - 23:06
0 0
Tujuh Pemotor Terluka Akibat Tumpahan Solar di Jalan Raya Tajur Bogor

Insiden tumpahan solar di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Jumat (3/7/2026) menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor jatuh dan mengalami luka. Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, sebanyak tujuh pemotor menjadi korban akibat jalan yang mendadak licin. Tumpahan solar tersebut diduga berasal dari kebocoran tangki salah satu mobil yang melintas di ruas jalan padat itu.

Kronologi dan Jumlah Korban

Peristiwa ini bermula ketika petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor menerima laporan adanya tumpahan minyak yang membahayakan pengguna jalan. Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, mengonfirmasi bahwa total terdapat tujuh korban dalam insiden tersebut. Dua orang di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara lima lainnya masih mendapatkan perawatan dari tim medis.

“Total korban tujuh orang. (Rinciannya) dua orang pulang secara mandiri dan lima orang dalam penanganan tim medis,” ujar Ade Nugraha kepada Apaberita.com.

Menurut keterangan Ade, tumpahan solar membuat permukaan aspal menjadi sangat licin, terutama bagi kendaraan roda dua yang melintas dengan kecepatan sedang hingga tinggi. Akibatnya, beberapa pemotor tak mampu mengendalikan kendaraannya dan terpeleset secara beruntun. Petugas Damkar langsung diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan tumpahan minyak dengan menyemprotkan air dan cairan khusus agar jalanan kembali aman dilalui.

Penanganan di Lapangan dan Respons Medis

Begitu laporan masuk, tim reaksi cepat Damkar bersama ambulans dan petugas kepolisian bergerak menuju lokasi. Lima korban yang mengalami luka lecet dan memar langsung ditandu ke area aman sebelum mendapat penanganan medis awal. Dua korban lain hanya mengalami luka ringan sehingga bisa pulang secara mandiri tanpa perlu dirawat lebih lanjut di fasilitas kesehatan. Ade Nugraha menegaskan bahwa seluruh korban sudah tertangani dengan baik dan situasi di lokasi kini berangsur kondusif.

Di sisi lain, proses normalisasi jalan memakan waktu sekitar satu jam. Pasir dan serbuk gergaji sempat ditaburkan untuk menyerap sisa-sisa solar yang masih menggenang. Pengalihan arus lalu lintas sementara dilakukan untuk mencegah kecelakaan susulan.

Imbauan bagi Pengendara dan Dugaan Asal Tumpahan

Dugaan sementara menyebutkan bahwa solar berasal dari mobil yang mengalami kebocoran tangki atau sambungan selang bahan bakar saat melintas. Petugas masih mencari keberadaan kendaraan tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Apaberita.com mendapat informasi bahwa Dinas Perhubungan setempat akan membantu menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Pihak Damkar mengimbau seluruh pengendara, terutama pengguna sepeda motor, untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan tumpahan minyak atau zat berbahaya di jalan. “Kami harap masyarakat tidak ragu menghubungi damkar atau polisi begitu melihat kondisi jalan yang membahayakan, agar bisa segera kami atasi,” tambah Ade. Sampai berita ini ditulis, kelima korban masih dalam observasi tim medis, namun tidak ada yang dilaporkan mengalami cedera serius.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User