Jakarta — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Titiek Soeharto, secara langsung menemui massa aksi yang terdiri dari kalangan peternak di lingkungan Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, pada hari ini. Dalam pertemuan tersebut, legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang tengah dialami para peternak di berbagai daerah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis. Titiek Soeharto turun dari kawasan gedung parlemen untuk menemui langsung perwakilan massa yang sejak pagi melakukan unjuk rasa. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk respons cepat Komisi IV yang membidangi urusan pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat.
"Saya memahami betul apa yang menjadi keluhan para peternak. Ini persoalan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus dicarikan solusinya secara bersama-sama," tegas Titiek Soeharto di hadapan massa aksi.
Komisi IV Berkomitmen Tindaklanjuti Aspirasi
Dalam keterangannya, Titiek menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI akan menindaklanjuti aspirasi para peternak melalui mekanisme rapat kerja bersama kementerian terkait. Ia menyatakan bahwa persoalan yang dihadapi peternak, mulai dari harga jual, biaya pakan, hingga akses pasar, memerlukan penanganan lintas sektor yang tidak dapat diselesaikan secara parsial.
Menurutnya, DPR memiliki fungsi pengawasan yang dapat digunakan untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada peternak kecil dan menengah. Ia menyebut akan mengagendakan pembahasan khusus dalam Rapat Koordinasi internal Komisi IV guna memetakan persoalan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan politik.
"Kami tidak akan tinggal diam. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke forum resmi. Komisi IV punya kewenangan untuk memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan ini terang benderang," ujar Titiek Soeharto.
Ia juga mengimbau agar para peternak tetap menempuh jalur aspirasi yang konstitusional. Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum adalah hak yang dijamin undang-undang, namun harus tetap berlangsung tertib dan damai demi menjaga stabilitas nasional.
Sorotan terhadap Kebijakan Peternakan Nasional
Kondisi peternak di Tanah Air dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian berbagai kalangan. Persoalan yang kerap mengemuka antara lain fluktuasi harga produk ternak, mahalnya harga pakan, serta persaingan dengan produk impor. Berdasarkan data yang dihimpun Komisi IV, sejumlah daerah melaporkan penurunan pendapatan peternak rakyat yang cukup signifikan.
Dalam konteks tersebut, Titiek menekankan pentingnya keberpihakan kebijakan kepada peternak lokal. Ia menyatakan bahwa sektor peternakan merupakan bagian dari ketahanan pangan nasional yang tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, setiap keputusan yang diambil pemerintah harus mempertimbangkan dampaknya terhadap keberlangsungan usaha peternak rakyat.
"Ketahanan pangan itu fondasi negara. Kalau peternaknya terpuruk, dampaknya bukan hanya ekonomi, tetapi juga sosial. Ini yang harus kita jaga bersama," tuturnya.
Ia menambahkan, Komisi IV akan mendorong adanya skema perlindungan bagi peternak, termasuk kemungkinan peninjauan kembali sejumlah regulasi yang dinilai memberatkan. Menurutnya, regulasi harus menjadi alat untuk melindungi, bukan sebaliknya menambah beban bagi masyarakat kecil.
Respons Massa dan Agenda Lanjutan
Massa aksi yang hadir menyambut baik kesediaan Ketua Komisi IV untuk menemui mereka secara langsung. Sejumlah perwakilan menyampaikan bahwa kehadiran Titiek di tengah-tengah mereka memberikan harapan baru bahwa aspirasi peternak akan benar-benar diperjuangkan di parlemen.
Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Titiek menyatakan akan segera menggelar Rapat Pleno internal bersama seluruh anggota Komisi IV untuk membahas langkah konkret. Hasil rapat tersebut, menurutnya, akan menjadi dasar bagi Komisi IV dalam menyusun rekomendasi kepada pemerintah.
Ia menegaskan bahwa keputusan yang diambil nantinya harus berdasarkan kajian yang matang dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. "Kami bekerja berdasarkan UU dan kepentingan rakyat. Tidak ada keputusan yang kami ambil tanpa pertimbangan yang jelas," pungkas Titiek Soeharto.
Pertemuan berlangsung hingga massa aksi meninggalkan lokasi dengan tertib. Komisi IV DPR RI dijadwalkan akan menyampaikan hasil pembahasan mengenai persoalan peternak dalam waktu dekat setelah rapat koordinasi digelar.
Comments (0)