Kemenag Rejang Lebong Tingkatkan Akurasi Arah Kiblat melalui Bimtek Rashdul Kiblat

Rejang Lebong – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyelenggarakan Bimbingan Teknis Rashdul Kiblat pada Selasa (14/1/2025) di Aula Kantor Kemenag setempat. Pelatih...

Jul 12, 2026 - 15:16
0 0
Kemenag Rejang Lebong Tingkatkan Akurasi Arah Kiblat melalui Bimtek Rashdul Kiblat

Rejang Lebong – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyelenggarakan Bimbingan Teknis Rashdul Kiblat pada Selasa (14/1/2025) di Aula Kantor Kemenag setempat. Pelatihan yang diikuti oleh 65 peserta dari unsur pengurus masjid, mushala, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat ini digelar untuk memperkuat kapasitas penentuan arah kiblat berbasis metode astronomis yang tepat waktu dan sederhana.

Latar Belakang Kegiatan

Data Kantor Kemenag Rejang Lebong mencatat terdapat 348 masjid dan mushala yang tersebar di 15 kecamatan. Sejumlah kejadian gempa tektonik yang melanda zona patahan Sumatra dalam beberapa tahun terakhir dikhawatirkan menyebabkan pergeseran struktur bangunan, yang berimplikasi pada orientasi kiblat. Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, Drs. H. Lukmanul Hakim, M.Pd., mengungkapkan bahwa validasi kiblat merupakan keniscayaan.

“Kami ingin memastikan setiap tempat ibadah memiliki arah kiblat yang benar sesuai syariat. Bimtek ini langkah nyata untuk mencegah kesalahan yang dapat muncul akibat rendahnya pemahaman teknis maupun perubahan fisik bangunan,”
ujarnya saat membuka kegiatan.

Metode Rashdul Kiblat: Praktis dan Akurat

Materi inti disampaikan oleh Ustaz Ahmad Fauzi, anggota Tim Ahli Falakiyah Kementerian Agama RI. Ia menjelaskan bahwa rashdul kiblat adalah fenomena ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah atau pada titik antipodenya, sehingga bayangan benda tegak lurus mengindikasikan arah kiblat. Peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun: 27/28 Mei pukul 09.18 GMT dan 15/16 Juli pukul 09.27 GMT atau sekitar pukul 16.18 WIB dan 16.27 WIB.

“Bayangan pada momen rashdul kiblat langsung menunjuk ke Kakbah. Peserta hanya perlu menancapkan tongkat lurus di permukaan datar yang terkena sinar matahari pada jam tersebut, lalu menarik garis mengikuti arah bayangan. Arah berlawanan itulah kiblat. Metode ini tidak memerlukan alat canggih dan bisa diulang setiap tahun,”
tutur Ustaz Fauzi saat praktik di halaman kantor.

Peserta juga dilatih melakukan perhitungan manual dengan data koordinat lokal serta mengoreksi selisih kompas. Simulasi dilakukan menggunakan GPS berbasis aplikasi falak resmi Kemenag untuk membandingkan hasil manual. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beberapa masjid di Kecamatan Curup dan Sindang Dataran mengalami selisih 3–7 derajat dari arah seharusnya.

Tindak Lanjut dan Target Verifikasi

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dra. Hj. Siti Romlah, menegaskan Bimtek ini adalah tahap awal dari program validasi menyeluruh. Pihaknya akan membentuk tim pengawas kiblat di tingkat kecamatan yang bertugas mendampingi pengurus masjid dan mushala.

“Kami targetkan seluruh tempat ibadah di Rejang Lebong sudah terverifikasi arah kiblatnya sebelum memasuki Ramadan 1446 H/2025 M. Tim akan menggunakan metode rashdul kiblat dan alat bantu digital untuk memastikan akurasi,”
katanya.

Antusiasme Peserta

Para peserta menyambut baik materi yang dinilai aplikatif. H. Syafrudin, pengurus Masjid Al-Ikhlas Kecamatan Curup, mengaku baru mengetahui pentingnya kalibrasi kiblat secara periodik.

“Selama ini kami hanya mengandalkan kompas kuno dan perkiraan posisi matahari terbenam. Setelah mengikuti sesi, ternyata mihrab masjid kami melenceng sekitar 5 derajat ke selatan. Kami akan segera meluruskan dengan panduan tim Kemenag,”
ungkapnya.

Dengan adanya Bimtek ini, Kemenag Rejang Lebong berharap kesadaran kalibrasi kiblat meningkat dan menjadi model bagi kabupaten lain di Bengkulu. Pendampingan lanjutan via kanal digital juga disiapkan agar masyarakat dapat melakukan verifikasi mandiri dengan panduan resmi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User