Keluarga Kenang Agus Tedjo, Korban Begal di Kosambi

KOSAMBI, TANGERANG — Agus Tedjo Prabowo, seorang pengemudi ojek online (ojol), ditemukan tewas setelah menjadi korban pembunuhan dan perampasan motor di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten....

Jul 19, 2026 - 19:19
0 0
Keluarga Kenang Agus Tedjo, Korban Begal di Kosambi

KOSAMBI, TANGERANG — Agus Tedjo Prabowo, seorang pengemudi ojek online (ojol), ditemukan tewas setelah menjadi korban pembunuhan dan perampasan motor di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Peristiwa nahas itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, khususnya sang istri yang mengenang suaminya sebagai sosok penyayang dan hangat.

Kapolsek Kosambi, Komisaris Polisi Andi Pratama, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan intensif. "Kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian. Proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya dalam keterangan pers di Mapolsek Kosambi, Senin (17/7/2026).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan sementara, peristiwa berawal saat Agus Tedjo Prabowo menerima pesanan dari pelanggan pada malam hari. Diduga, saat melintas di jalan sepi kawasan Kosambi, ia dihadang oleh sekelompok pelaku yang kemudian merampas sepeda motor miliknya. Aksi tersebut berujung pada penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, ditemukan bekas jeratan dan luka tusuk di tubuh korban. Kami masih mendalami motif dan identitas pelaku," tambah Kompol Andi Pratama. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor agar pengungkapan kasus dapat segera dilakukan.

Kenangan Istri: Suami yang Hangat dan Penyayang

Sri Wahyuni, istri korban, menuturkan dengan suara terbata-bata bahwa Agus Tedjo Prabowo adalah sosok yang sangat perhatian terhadap keluarga. "Beliau itu orangnya hangat, selalu menyempatkan waktu di tengah kesibukannya sebagai pengemudi ojol. Setiap pulang, beliau pasti bawa oleh-oleh kecil buat anak-anak," kenang Sri saat ditemui di rumah duka, Selasa (18/7/2026).

Ia mengaku tidak menyangka suaminya harus meregang nyawa dengan cara begitu kejam. "Pagi sebelum berangkat, suami saya sempat bercerita bahwa penumpang terakhirnya adalah seorang ibu-ibu yang hendak ke pasar. Dia tersenyum dan bilang, 'Ini rezeki halal, Bu.' Itu kenangan terakhir saya dengannya," ujar Sri sambil meneteskan air mata.

Menurut Sri, Agus Tedjo Prabowo selama ini dikenal sebagai pekerja keras dan jujur. Ia sudah lebih dari lima tahun mengemudikan ojol untuk menafkahi istri dan dua orang anaknya. "Dia tidak pernah mengeluh, meskip kadang pulang larut malam. Semua demi keluarga. Kepergiannya sangat berat bagi kami," tambahnya.

Polisi Selidiki Jaringan Pembegalan

Pihak kepolisian menduga kasus ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari aksi begal yang marak di wilayah perbatasan Jakarta-Tangerang. Rapat Koordinasi antara Polsek Kosambi dan Satreskrim Polres Tangerang telah digelar untuk menindaklanjuti temuan di lapangan. "Kami sedang mengejar jejak jaringan pelaku yang diduga beroperasi secara terorganisir. Beberapa kendaraan hasil curian sudah kami amankan," jelas Kasat Reskrim Polres Tangerang, AKP Dwi Setyawan.

Data dari Polres Tangerang mencatat setidaknya 12 kasus begal dengan modus serupa terjadi sejak Januari hingga Juni 2026 di daerah Kosambi dan sekitarnya. "Kami mengimbau para pengemudi ojol untuk lebih waspada, terutama saat melayani pesanan malam hari. Koordinasi dengan aplikator dan komunitas ojol terus kami lakukan," tutur AKP Dwi Setyawan.

Sementara itu, rekan sesama pengemudi ojol di komunitas Kosambi Raya menyatakan rasa duka dan prihatin. "Kami kehilangan sahabat yang baik. Agus adalah pribadi yang ramah dan sopan. Semoga pelaku segera ditangkap," ujar Hasan, ketua komunitas setempat. Mereka berencana menggalang donasi untuk membantu keluarga korban dan mendesak polisi mengusut tuntas kasus ini.

Keluarga korban kini masih menunggu proses identifikasi dan visum dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Rencananya, jenazah Agus Tedjo Prabowo akan dimakamkan di pemakaman umum dekat rumahnya di Tangerang pada Rabu (19/7/2026). "Saya hanya berharap keadilan ditegakkan. Suami saya adalah korban, jangan sampai pelaku bebas berkeliaran," harap Sri di akhir perbincangan.

Peristiwa ini kembali mencuatkan diskusi tentang keselamatan pengemudi ojol di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perlindungan terhadap pengemudi transportasi umum menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, operator aplikasi, dan masyarakat. Pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Nasional Perlindungan Korban Kejahatan (Komnas PK) juga tengah dipertimbangkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User