Kecelakaan di Dago Bandung, Minibus Tabrak Tiang, Dua Penumpang Melarikan Diri
Bandung – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, pada Sabtu dini hari, 12 Juli 2026. Sebuah minibus berwarna abu-abu menabrak tiang pembatas jalan hingga ringsek. Tujuh ora...
Bandung – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung, pada Sabtu dini hari, 12 Juli 2026. Sebuah minibus berwarna abu-abu menabrak tiang pembatas jalan hingga ringsek. Tujuh orang dilaporkan berada di dalam kendaraan, dua di antaranya meninggalkan lokasi tidak lama setelah insiden terjadi.
Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Ir. H. Djuanda, tepatnya di depan sebuah pusat perbelanjaan. Kendaraan yang melaju dari arah Simpang Dago menuju Jalan Merdeka tiba-tiba naik ke trotoar dan menghantam tiang lampu penerangan jalan. Benturan keras membuat bagian depan minibus hancur dan kaca depan pecah. Berdasarkan pantauan di lokasi, mobil bernomor polisi D 1234 XY itu terguling ke sisi kanan dan menyandar di tiang yang telah bengkok.
Kronologi Kejadian
Menurut sejumlah saksi, minibus tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali. “Saya sedang bersiap membuka warung, tiba-tiba dengar bunyi seperti ledakan. Pas saya lihat, mobil itu sudah naik trotoar dan menabrak tiang,” ujar Rahmat (45), warga yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian. Ia menambahkan bahwa sebelum benturan, tidak terdengar suara rem atau klakson.
Diduga pengemudi mengantuk atau tidak fokus saat mengemudikan kendaraan pada waktu subuh. Belum dapat dipastikan apakah konsumsi alkohol atau zat lain berperan dalam kecelakaan ini. Polisi menemukan tidak ada bekas pengereman di aspal, memperkuat dugaan bahwa pengemudi tidak sempat bereaksi.
Dua Penumpang Melarikan Diri
Setelah benturan, warga yang berdatangan melihat beberapa orang keluar dari dalam mobil dengan kondisi terluka. Namun, dua orang laki-laki diduga pengemudi dan satu penumpang depan langsung berlari meninggalkan lokasi ke arah Jalan Cikapayang. Mereka diduga panik dan khawatir dimintai pertanggungjawaban. “Dua orang itu langsung lari begitu keluar dari mobil. Warga sempat berteriak, tapi mereka tidak berhenti,” tutur Andi (32), saksi lain yang berada di lokasi.
Petugas kepolisian yang tiba sekitar pukul 05.20 WIB langsung melakukan penyisiran di sekitar area, namun belum berhasil menemukan kedua orang tersebut. Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hendra Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri. “Kami sudah mengantongi ciri-ciri mereka dari keterangan saksi. Beberapa barang di dalam mobil akan diperiksa untuk mengungkap identitasnya,” katanya di lokasi kejadian.
Kondisi Korban Lain
Lima penumpang lain yang berada di bagian tengah dan belakang minibus mengalami luka. Sebanyak tiga orang menderita luka serius, antara lain patah tulang lengan dan luka di kepala, sementara dua lainnya hanya luka ringan. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin menggunakan ambulans yang dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung.
Hingga siang hari, belum ada laporan korban jiwa. Namun, kondisi salah satu penumpang yang dirawat intensif masih dalam pemantauan ketat tim medis. Polisi belum merilis identitas seluruh penumpang karena masih dalam proses pendataan dan menunggu kondisi mereka membaik untuk dimintai keterangan.
Penyelidikan dan Dugaan Penyebab
Unit Laka Lantas Polrestabes Bandung telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan minibus tersebut. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan di atas batas wajar, mengingat kondisi jalan menurun di area Dago. “Kami masih mendalami penyebab pasti. Dugaan sementara human error, bisa karena lelah atau kurang konsentrasi. Hasil tes alkohol dan narkoba akan dilakukan jika kedua orang yang kabur berhasil diamankan,” jelas AKBP Hendra.
Kendaraan ringsek itu telah dievakuasi ke unit derek untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera memeriksa tiang yang rusak agar tidak mengganggu aliran listrik warga sekitar.
Himbauan Polisi
Kepolisian mengimbau masyarakat yang mungkin mengenali atau memiliki informasi terkait dua orang yang melarikan diri agar segera melapor ke Polsek Coblong atau Satlantas Polrestabes Bandung. Pihak keluarga atau pemilik kendaraan juga diharapkan proaktif menyerahkan pengemudi untuk proses hukum. “Kami tidak akan berhenti mencari. Ini tanggung jawab pidana, karena ada korban luka serius,” tegas AKBP Hendra.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan di jalur Dago yang kerap rawan pada dini hari akibat kombinasi jalan menurun dan kurangnya pengawasan. Polisi akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan untuk mencegah kejadian serupa.
Baca juga:
Comments (0)