Jakarta — Peristiwa kebakaran menghanguskan sedikitnya 50 unit rumah di kawasan permukiman padat Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/10/2026). Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut, meski kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan petugas kepolisian.
Api pertama kali diketahui menjelang malam dari salah satu rumah warga di Jalan Kramat Pulo. Dalam waktu singkat, lidah api merambat cepat ke bangunan di sekitarnya mengingat jarak antarrumah yang sangat rapat dan dominannya material kayu yang digunakan sebagai konstruksi bangunan. Warga berupaya memadamkan api secara swadaya sebelum akhirnya memanggil petugas pemadam kebakaran.
Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi. Karena sempitnya akses jalan menuju permukiman, petugas terpaksa melakukan penanganan secara manual dengan menembbakkan selang dari titik-titik strategis di pinggir kawasan. Upaya pemadaman diperkuat dengan bantuan pasukan Brimob Metro Jaya yang tiba di lokasi untuk membantu pengamanan dan pendampingan evakuasi warga.
Warga Evakuasi Diri dan Selamatkan Barang Berharga
Sebagian besar penghuni rumah memilih untuk menyelamatkan diri meninggalkan rumah saat api mulai membesar. Warga berlarian ke area terbuka terdekat sembari membawa barang-barang berharga yang dapat dijangkau dalam waktu singkat. Sejumlah warga juga membantu tetangganya yang lanjut usia dan anak-anak untuk turun ke jalan demi menghindari asap tebal yang menyelimuti kawasan.
Salah seorang warga setempat menyebutkan bahwa api begitu cepat membesar sehingga warga tidak sempat mengambil banyak barang. Ia mengatakan kepanikan sempat melanda warga beberapa menit sebelum akhirnya berhasil ditenangkan oleh petugas yang berkoordinasi di lapangan. Sebagian warga mengungsi sementara ke rumah kerabat dan fasilitas umum di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan di sekitar area kebakaran untuk mencegah warga masuk dan memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam bangunan. Pendataan pun dilakukan untuk memastikan seluruh penghuni berhasil dievakuasi dengan selamat.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Sejumlah warga dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena mengalami luka bakar ringan, sesak napas akibat menghirup asap, dan gangguan pernapasan. Kondisi mereka dilaporkan stabil dan mendapatkan perawatan medis.
Petugas terus melakukan penyisiran di lokasi kebakaran pada Kamis (9/10/2026) dini hari guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal dan untuk mengantisipasi munculnya titik api susulan. Warga yang rumahnya hangus kini mengungsi di rumah kerabat serta sebagian tinggal di posko pengungsian yang disediakan pihak kelurahan setempat.
Camat Senen beserta perangkat kelurahan meninjau lokasi pada pagi hari untuk memantau kondisi warga serta menyalurkan bantuan awal berupa kebutuhan dasar, mulai dari makanan siap saji, selimut, pakaian, hingga obat-obatan. Pemerintah kota setempat menyatakan akan menindaklanjuti pendataan kerugian yang dialami warga untuk keperluan bantuan rehabilitasi.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Kepolisian sektor setempat menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim Identifikasi Forensik Kepolisian dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara pada Kamis pagi untuk menelusuri titik asal api. Sejumlah saksi juga akan diperiksa untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa.
Para saksi di antaranya dimintai keterangan terkait aktivitas warga menjelang kejadian, kondisi instalasi listrik di rumah yang diduga menjadi titik awal api, serta kemungkinan adanya sumber panas lain di lokasi. Petugas meminta masyarakat agar tidak mudah menyimparkan informasi yang belum terkonfirmasi terkait penyebab kejadian.
Dalam penanganan korban, Dinas Sosial DKI Jakarta menyiapkan tempat pengungsian sementara beserta perlengkapan bagi warga terdampak. Pendataan korban terdampak, termasuk jumlah kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal, masih terus diperbarui oleh petugas di lapangan.
Kebakaran di kawasan permukiman padat kembali menjadi perhatian mengingat tingginya kerentanan titik-titik hunian serupa di Jakarta. Pemerintah daerah berulang kali mengimbau warga untuk memperhatikan instalasi kelistrikan, menghindari penumpukan barang mudah terbakar, serta menjaga akses jalan agar tetap terbuka bagi mobil pemadam. Namun, keterbatasan ruang dan konsentrasi bangunan dinilai sebagai tantangan utama dalam penanganan kebakaran di kawasan seperti Kramat Pulo.
Warga berharap proses penyelidikan dapat segera tuntas sehingga kepastian penyebab kebakaran dapat diketahui publik. Pada saat yang sama, masyarakat setempat meminta dukungan pemulihan pasca-bencana agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan kembali seperti sediakala.
Comments (0)