Kapolri Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, 35.936 Peserta Ukir Tiga Rekor MURI
JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi menutup gelaran turnamen E-Sports Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta, Ming...
JAKARTA — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi menutup gelaran turnamen E-Sports Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta, Minggu (9/8). Ajang kompetisi olahraga elektronik tersebut tercatat diikuti 35.936 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan sekaligus menorehkan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam satu penyelenggaraan.
Upacara penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pejabat utama Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, perwakilan induk organisasi olahraga elektronik nasional, serta ribuan peserta dan penonton yang memadati lokasi acara. Suasana perayaan tampak sejak sesi pertandingan final hingga prosesi penyerahan penghargaan kepada para pemenang di setiap kategori yang dipertandingkan.
Dalam sambutannya, Kapolri menyatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam merangkul generasi muda melalui kegiatan yang positif dan produktif.
"Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memberikan ruang bagi generasi muda menyalurkan bakat dan minatnya di bidang olahraga elektronik secara sehat, sportif, dan berdaya saing," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutan penutupan.
Diikuti Puluhan Ribu Peserta dari Seluruh Daerah
Berdasarkan data panitia penyelenggara, sebanyak 35.936 peserta tercatat ambil bagian dalam rangkaian kompetisi, mulai dari tahap seleksi di tingkat daerah hingga babak puncak di ibu kota. Angka tersebut menjadikan E-Sports Kapolri Cup 2026 sebagai salah satu turnamen olahraga elektronik dengan jumlah partisipan terbanyak yang pernah diselenggarakan di Indonesia.
Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga atlet olahraga elektronik profesional. Sistem kompetisi berjenjang diterapkan guna menjaring talenta terbaik dari setiap wilayah, sebelum akhirnya bertanding pada babak final yang digelar di Jakarta.
Panitia menilai tingginya animo peserta mencerminkan perkembangan pesat industri olahraga elektronik di Tanah Air. Cabang ini sebelumnya telah dipertandingkan secara resmi pada ajang multievent kawasan Asia Tenggara dan Asia, serta memiliki basis penggemar yang didominasi kelompok usia produktif.
Tiga Rekor MURI Ditorehkan dalam Satu Gelaran
Selain sukses menghimpun puluhan ribu peserta, penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 juga mencatatkan prestasi melalui penorehan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan rekor diserahkan langsung oleh perwakilan MURI pada rangkaian acara penutupan.
Pencatatan rekor tersebut menjadi penanda skala penyelenggaraan turnamen yang dinilai melampaui gelaran sejenis, baik dari sisi jumlah partisipan, jangkauan wilayah, maupun penyelenggaraan kompetisi secara serentak. Pihak MURI menyatakan pencapaian ini layak dicatat sebagai rekor nasional mengingat besarnya antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga elektronik.
Penyerahan piagam rekor disambut tepuk tangan ribuan hadirin yang memadati lokasi acara. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup resmi seluruh rangkaian kompetisi yang telah berlangsung dalam beberapa tahap.
Kapolri Tegaskan Komitmen Pembinaan Generasi Muda
Kapolri menegaskan kepolisian akan terus menindaklanjuti penyelenggaraan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda. Menurutnya, olahraga elektronik dapat menjadi sarana membangun karakter disiplin, sportivitas, dan jiwa kompetitif yang sehat di kalangan anak muda.
"Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet olahraga elektronik berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," ucapnya.
Selain aspek kompetisi, turnamen ini juga dipandang sebagai wahana mempererat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya segmen usia muda yang selama ini menjadi pengguna aktif gim daring. Pendekatan melalui kegiatan kepemudaan dinilai efektif membangun komunikasi dua arah antara institusi kepolisian dan publik.
Dengan ditutupnya gelaran tahun ini, panitia menyatakan evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada edisi berikutnya. Antusiasme peserta yang tinggi dinilai menjadi modal penting bagi keberlanjutan turnamen E-Sports Kapolri Cup sebagai agenda rutin pembinaan olahraga elektronik nasional.
Comments (0)