35.936 Peserta Ramaikan E-Sports Kapolri Cup 2026

Turnamen E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar secara berjenjang sejak tingkat Kepolisian Resort (Polres) hingga tingkat nasional menarik partisipasi 35.936 peserta yang tersebar dalam tujuh kategori...

35.936 Peserta Ramaikan E-Sports Kapolri Cup 2026

Turnamen E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar secara berjenjang sejak tingkat Kepolisian Resort (Polres) hingga tingkat nasional menarik partisipasi 35.936 peserta yang tersebar dalam tujuh kategori perlombaan. Ajang kompetisi digital tersebut diselenggarakan sebagai wujud kepedulian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah pimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam memberikan ruang kreatif positif bagi generasi muda di seluruh wilayah hukum Tanah Air sepanjang tahun 2026.

Dalam keterangan resmi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi permainan digital, melainkan upaya strategis Polri untuk mendekati dan membina masyarakat, khususnya kalangan milenial dan generasi Z.

"E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan wadah untuk menyalurkan bakat anak bangsa di bidang teknologi dan hiburan digital secara produktif dan positif," ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh puluhan ribu peserta membuktikan bahwa kegiatan positif berbasis digital mampu menjadi magnet bagi kaum muda.

Mekanisme Kompetisi Berjenjang

Kompetisi yang ditetapkan berlangsung melalui tahapan seleksi ketat mulai dari babak penyisihan di masing-masing Polres, dilanjutkan ke tingkat Kepolisian Daerah (Polda), serta berpuncak pada babak nasional. Panitia penyelenggara menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah melalui Rapat Koordinasi teknis guna memastikan standar pelaksanaan yang seragam di seluruh wilayah. Dalam rapat koordinasi tersebut, para perwira penyelenggara menyusun regulasi yang berpegang pada prinsip fair play dan sportivitas.

Ketujuh kategori perlombaan yang disahkan dalam keputusan teknis panitia disusun untuk mengakomodasi berbagai genre permainan digital populer sehingga dapat menjangkau segmen peserta yang beragam. Direktorat Pembinaan Masyarakat dan Kemitraan menjelaskan bahwa penetapan jumlah kategori tersebut berdasarkan hasil evaluasi partisipasi masyarakat dan tren e-sports nasional. Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, ajang ini juga diharapkan dapat turut mengokohkan ekosistem olahraga elektronik yang berkelanjutan di Indonesia.

Antusiasme Generasi Muda dan Dukungan Publik

Partisipasi 35.936 peserta yang tercatat dalam sistem registrasi resmi menunjukkan respons luar biasa dari masyarakat terhadap program kepolisian yang bersifat edukatif dan rekreatif. Angka tersebut melampaui proyeksi awal panitia yang memperkirakan partisipasi sekitar 30 ribu peserta. Berbagai kalangan, termasuk perwakilan Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat, memberikan apresiasi positif atas inisiatif Polri dalam menciptakan wadah pengembangan minat dan bakat anak muda melalui medium digital.

Sejumlah anggota legislatif dari komisi terkait menyebut bahwa kegiatan semacam ini perlu menindaklanjuti tren perkembangan teknologi yang semakin masif di kalangan generasi muda. Mereka menyatakan dukungan terhadap program yang mengarahkan potensi remaja pada aktivitas konstruktif sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat sipil. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstitusi dalam pembinaan generasi emas lima tahun ke depan.

Komitmen Institusional dan Target Ke Depan

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau pelaksanaan kompetisi agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan bebas dari praktik yang merugikan peserta.

"Kami berkomitmen menjaga transparansi dan profesionalisme dalam setiap tahapan E-Sports Kapolri Cup 2026 agar dapat dijadikan acuan kegiatan serupa di masa mendatang," tegas Kadiv Humas Polri.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Pleno penjurian dan evaluasi teknis tingkat pusat yang berlangsung di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dengan capaian jumlah peserta yang signifikan, Polri optimistis bahwa E-Sports Kapolri Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menampilkan kompetisi berkualitas, tetapi juga menjadi medium transformasi citra institusi kepolisian di mata publik. Keberhasilan penyelenggaraan di tingkat dasar ini menjadi indikator utama bagi penyelenggaraan babak selanjutnya yang akan menindaklanjuti partisipasi masyarakat dengan persiapan yang lebih matang dan infrastruktur pendukung yang memadai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User