Kapolri Hadiri Penutupan Diklatsarnas Brigade Persis, Serukan Jaga Persatuan-Kesatuan
Bogor – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara penutupan Pendidikan Pelatihan Dasar Nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Cikeas, Gu
Bogor – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara penutupan Pendidikan Pelatihan Dasar Nasional (Diklatsarnas) Komando Pusat Brigade Persis di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (6/7/2026). Kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menjadi momentum penting yang menegaskan kembali komitmen Polri dalam merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan berbasis keagamaan, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Diklatsarnas yang diikuti ratusan anggota Brigade Persis dari berbagai daerah tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Persatuan Islam (Persis). Melalui pelatihan dasar ini, para peserta dibekali kemampuan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta keterampilan teknis yang dapat menunjang peran mereka sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menekankan bahwa salah satu fondasi utama bangsa Indonesia adalah persatuan. Di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks, nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati menjadi kunci untuk menangkal berbagai potensi perpecahan. Karena itu, Kapolri berharap Brigade Persis dapat menjadi salah satu pilar yang kokoh dalam merawat harmoni sosial, sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
"Tentunya dalam setiap kesempatan, saya selalu menitipkan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Karena itu, saya juga mengharapkan Brigade Persis dapat bersama-sama dengan Polri dalam menjaga kerukunan dan persatuan, serta mendukung terwujudnya seluruh program Pemerintah dan situasi kamtibmas yang kondusif," kata Jenderal Sigit.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para peserta dan pengurus Brigade Persis. Mereka menilai ajakan Kapolri bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan nyata untuk berkolaborasi aktif di lapangan. Menurut laporan Apaberita.com, sejumlah komandan wilayah Brigade Persis menyatakan siap menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan sinergi dengan aparat kepolisian, khususnya dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, hingga pencegahan paham radikal yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
Sinergi Perkuat Kamtibmas dan Program Pemerintah
Hadirnya Brigade Persis sebagai salah satu organisasi sayap dari Persis membawa modal sosial yang besar. Dengan jaringan yang tersebar di banyak provinsi, Brigade Persis memiliki potensi untuk menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput. Jenderal Sigit optimistis, kemitraan antara Polri dan Brigade Persis akan semakin memudahkan pelaksanaan program-program pemerintah, mulai dari pemulihan ekonomi, percepatan pembangunan desa, hingga penanganan isu-isu sosial seperti intoleransi dan penyalahgunaan narkoba.
Lebih lanjut, Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas menjelang berbagai agenda nasional. Meski tidak secara spesifik menyebut event tertentu, Jenderal Sigit mengingatkan agar seluruh komponen bangsa tetap waspada terhadap upaya provokasi dan disinformasi yang bisa merusak tatanan masyarakat. Dalam konteks itulah, keberadaan Brigade Persis yang disiplin dan terorganisir diyakini mampu menjadi perekat bagi komunitasnya masing-masing.
Penutupan Diklatsarnas diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik serta demo keterampilan yang menunjukkan hasil pelatihan selama beberapa hari. Jajaran Brimob dan Brigade Persis pun meneguhkan komitmen bersama melalui ikrar untuk senantiasa bersinergi menjaga persatuan bangsa. Seperti ditegaskan Kapolri pada kesempatan tersebut, Indonesia yang kuat dan maju hanya dapat terwujud jika seluruh elemen bangsa berjalan bersama-sama dalam harmoni dan saling mendukung demi masa depan yang lebih baik.
Comments (0)