Donald Trump Tiba-tiba Puji Harry Kane Usai Inggris Kalahkan Meksiko
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara mengejutkan melontarkan pujian kepada kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, melalui akun media sosial Truth Social miliknya. Ungga
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara mengejutkan melontarkan pujian kepada kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, melalui akun media sosial Truth Social miliknya. Unggahan yang muncul tak lama setelah laga 16 besar Piala Dunia 2026 Inggris melawan Meksiko ini langsung menjadi sorotan. Trump menulis, "Harry Kane of England is a GREAT player!!!" (Harry Kane dari Inggris adalah pemain HEBAT!!!), seperti dipantau Apaberita.com dari laporan media internasional pada Senin (6/7/2026). Pujian itu terasa istimewa karena datang dari pemimpin negara yang kerap bersitegang dengan Meksiko, yang baru saja takluk di tangan Inggris.
Kane Gemilang, Inggris Lolos ke Perempat Final
Pujian Trump tak lepas dari penampilan impresif Kane di Stadion AT&T, Arlington, Texas. Dalam kemenangan 3-1 Inggris atas Meksiko, Kane mencetak satu gol lewat titik penalti pada menit ke-23 dan menyumbang satu assist untuk gol Bukayo Saka di babak kedua. Statistik laga yang dirilis panitia penyelenggara menunjukkan Kane melepaskan empat tembakan tepat sasaran, menciptakan tiga peluang kunci, dan mencatat akurasi umpan 89 persen—menegaskan perannya sebagai motor serangan The Three Lions. Hasil ini membawa Inggris melaju ke perempat final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi pemenang duel Argentina melawan Uruguay. Kane sendiri kini mengoleksi enam gol sepanjang turnamen, menjadikannya kandidat kuat peraih Sepatu Emas.
Pujian Trump: Antara Apresiasi Olahraga dan Sinyal Politik
Langkah Trump memuji Kane memicu diskusi hangat di kalangan pengamat politik dan olahraga. Pasalnya, hubungan AS-Meksiko di bawah pemerintahan Trump sering diwarnai retorika keras soal keamanan perbatasan dan kebijakan perdagangan. Dengan memuji pemain yang telah menyingkirkan Meksiko dari Piala Dunia, beberapa analis menilai Trump sedang menggunakan momen sepak bola untuk meraih simpati publik AS yang semakin menggandrungi olahraga ini, tanpa secara langsung menyerang tetangganya. Di sisi lain, ada pula yang melihatnya sebagai bentuk apresiasi spontan khas Trump terhadap atlet berprestasi, mengingat ia juga pernah memuji megabintang Lionel Messi saat tampil di kompetisi Amerika Serikat.
Sementara itu, kubu timnas Inggris memilih fokus pada target lebih besar. Gelandang Declan Rice dalam jumpa pers usai laga, sebagaimana dilansir Apaberita.com, mengatakan bahwa tim tidak ingin larut dalam hingar-bingar media sosial. "Kami menghormati setiap apresiasi, tetapi saat ini pikiran kami sepenuhnya tertuju pada laga perempat final. Harry adalah pemimpin yang luar biasa, dan dia akan tetap rendah hati menghadapi semua pujian ini," ujar Rice. Unggahan Trump sendiri per Senin sore telah mengumpulkan lebih dari 2 juta likes dan puluhan ribu komentar, dengan mayoritas warganet memuji performa Kane, meski tak sedikit yang mempertanyakan motif politik di baliknya.
Comments (0)