Irjen Pol. Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat
Irjen Pol. Akhmad Wiyagus: Profil dan Kinerja Kapolda Jawa Barat
Profil Singkat
Inspektur Jenderal Polisi Akhmad Wiyagus merupakan perwira tinggi Polri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat. Ia lahir di Jakarta pada 8 November 1969. Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus memiliki latar belakang pendidikan kepolisian yang solid dan telah meniti karier selama lebih dari tiga dekade di berbagai satuan dan wilayah tugas.
Sosoknya dikenal sebagai perwira tinggi yang berpengalaman luas di bidang reserse. Sebagian besar perjalanan kariernya dihabiskan di lingkungan reskrim, baik di tingkat Polres, Polda, maupun Mabes Polri. Kepiawaiannya dalam penanganan kasus kriminal dan pengungkapan kejahatan terorganisir menjadi ciri khas kepemimpinan yang melekat pada dirinya. Kombinasi antara ketegasan dalam penegakan hukum dan pendekatan humanis dalam membangun hubungan dengan masyarakat menjadi modal berharga saat ia dipercaya memimpin Polda Jawa Barat.
Karier dan Riwayat Jabatan
Perjalanan karier Irjen Pol. Akhmad Wiyagus dimulai setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol pada tahun 1991. Pada awal pengabdiannya, ia mengawali tugas sebagai perwira pertama di lingkungan Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan. Minat dan kemampuannya yang menonjol di bidang penyidikan membawanya menduduki berbagai jabatan strategis di satuan reserse.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat
- Wakapolres Metro Jakarta Timur
- Kasubdit di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya
- Kasubdit di Bareskrim Polri
- Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2017–2019)
- Wakapolda Riau (2019–2021)
- Wakapolda Metro Jaya (2021–2024)
- Kapolda Jawa Barat (2024–sekarang)
Selama menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, ia mendampingi beberapa Kapolda dan berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di ibu kota. Pengalamannya menangani dinamika keamanan di wilayah metropolitan menjadi bekal berharga ketika ia dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Barat pada tahun 2024. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dan menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri menjelang beberapa agenda nasional strategis.
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak memimpin Polda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus langsung tancap gas dengan sejumlah program prioritas. Salah satu fokus utamanya adalah penguatan keamanan di wilayah hukum Polda Jabar yang mencakup 27 kabupaten dan kota dengan populasi lebih dari 50 juta jiwa. Wilayah dengan tingkat kompleksitas tinggi ini memerlukan strategi keamanan yang komprehensif dan adaptif.
Di bawah kepemimpinannya, Polda Jawa Barat berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana besar yang mendapat perhatian publik. Sepanjang tahun 2024 hingga awal 2025, jajarannya mengungkap belasan kasus peredaran gelap narkotika dengan barang bukti bernilai puluhan miliar rupiah. Pemberantasan kejahatan jalanan, termasuk geng motor yang meresahkan masyarakat di Bandung Raya dan wilayah penyangga, juga menjadi prioritas penegakan hukum.
“Polda Jabar akan terus meningkatkan intensitas patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan yang meresahkan warga,” tegas Irjen Pol. Akhmad Wiyagus dalam salah satu konferensi pers di Mapolda Jabar.
Program unggulan lainnya yang digagas adalah penguatan kemitraan dengan masyarakat melalui revitalisasi Balai Pemasyarakatan dan pemberdayaan Bhabinkamtibmas di seluruh desa dan kelurahan. Pendekatan preemtif dan preventif ini dinilai efektif menekan angka kriminalitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain itu, ia juga mendorong digitalisasi layanan kepolisian, termasuk percepatan implementasi sistem pelaporan online dan perpanjangan dokumen secara digital untuk memudahkan masyarakat.
Dalam aspek pengelolaan anggaran dan reformasi birokrasi, Kapolda Jabar menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Program pengawasan internal diperketat untuk mencegah penyimpangan di tingkat satuan kerja. Langkah ini sejalan dengan arahan Kapolri untuk mewujudkan Polri yang presisi.
Tantangan dan Harapan
Memimpin Polda Jawa Barat bukanlah tugas ringan. Sejumlah tantangan besar masih membayangi, di antaranya tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, konflik agraria di beberapa daerah, serta potensi gangguan keamanan menjelang dan selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di beberapa wilayah Jawa Barat. Cuaca ekstrem dan bencana alam yang kerap melanda beberapa kabupaten di Jabar juga menuntut kesiapsiagaan Polri dalam fungsi kemanusiaan.
Di sisi lain, harapan besar disematkan kepada kepemimpinan Irjen Pol. Akhmad Wiyagus. Masyarakat dan pemerintah daerah berharap agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, sehingga pembangunan ekonomi dan sosial dapat berjalan tanpa hambatan. Rekam jejaknya yang panjang di fungsi reserse dan pengalaman memimpin di Polda Metro Jaya sebagai wakil kepala daerah menjadi indikator kuat bahwa Kapolda Jabar saat ini memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut.
Integritas,
Comments (0)