Kakorlantas Tekankan Sinergi Lintas Sektoral untuk Wujudkan Kamseltibcarlantas

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Wibowo menegaskan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah kamseltibcarlanta

Jul 08, 2026 - 04:24
0 0
Kakorlantas Tekankan Sinergi Lintas Sektoral untuk Wujudkan Kamseltibcarlantas

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Wibowo menegaskan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau yang dikenal dengan istilah kamseltibcarlantas mutlak membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Korlantas Polri dan seluruh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Di hadapan para perwira lalu lintas, Irjen Wibowo menekankan bahwa fungsi Polantas tidak bisa bekerja dalam ruang hampa. Kompleksitas persoalan lalu lintas, mulai dari kemacetan, pelanggaran, hingga tingginya angka kecelakaan, tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan penegakan hukum satu arah. Menurutnya, pendekatan represif harus berjalan beriringan dengan upaya preventif dan edukatif yang melibatkan banyak pemangku kepentingan.

"Kita tidak akan bisa bekerja sendiri. Berbicara lalu lintas berarti kita berbicara keseluruhan. Ada peran stakeholder terkait, pemerintah daerah, civil society, termasuk masyarakat itu sendiri," tegas Kakorlantas dalam pengarahannya.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa paradigma lama yang memosisikan polisi lalu lintas sebagai aktor tunggal sudah tidak relevan. Saat ini, menurut Irjen Wibowo, yang diperlukan adalah kerja terpadu yang menghubungkan kebijakan lalu lintas dengan tata ruang kota, sistem transportasi publik, keterlibatan komunitas, hingga platform digital yang menyentuh langsung keseharian pengguna jalan.

Dalam arahannya, Kakorlantas meminta seluruh Dirlantas Polda jajaran untuk proaktif membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Langkah ini diyakini akan mempercepat integrasi data, sinkronisasi kebijakan, dan efektivitas program-program keselamatan jalan. Ia juga mengingatkan agar setiap polda tidak hanya menjadikan angka penindakan sebagai tolok ukur keberhasilan, tetapi juga penurunan fatalitas korban dan peningkatan kepatuhan berbasis kesadaran.

Lebih jauh, laporan Apaberita.com mencatat bahwa Korlantas tengah menggencarkan kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, Bappenas, hingga akademisi dalam membangun basis data kecelakaan yang akurat dan terintegrasi. Pendekatan berbasis data ini diperlukan untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran, baik melalui rekayasa lalu lintas, perbaikan geometrik jalan, maupun kampanye digital yang melibatkan anak muda sebagai agen perubahan.

Irjen Wibowo juga menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat menjadi elemen kunci yang selama ini sering terabaikan. Masyarakat bukan sekadar objek pengaturan, melainkan mitra yang harus dilibatkan secara aktif. Ia mencontohkan potensi besar dari komunitas ojek daring, klub otomotif, hingga forum pengguna jalan dalam menyebarluaskan pesan-pesan keselamatan. Kemitraan semacam ini, katanya, akan menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih humanis dan beradab.

Dengan penekanan pada sinergi dan kolaborasi lintas sektoral ini, Korlantas Polri berharap visi Indonesia yang lebih tertib dan aman di jalan raya bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang dibangun bersama. Arahan ini sekaligus menjadi penanda bahwa transformasi Polantas menuju polisi lalu lintas modern yang inklusif terus berjalan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User