[Jakarta] — Liputan6 Cek Fakta Bantah Video Anies Baswedan soal Bantuan Modal

Tim Cek Fakta Liputan6.com mengonfirmasi bahwa klaim video yang menampilkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan informasi tentang dana

Jul 09, 2026 - 12:03
0 0
[Jakarta] — Liputan6 Cek Fakta Bantah Video Anies Baswedan soal Bantuan Modal

Tim Cek Fakta Liputan6.com mengonfirmasi bahwa klaim video yang menampilkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan informasi tentang dana bantuan modal usaha adalah tidak benar atau masuk kategori hoaks. Klaim tersebut beredar luas di platform media sosial, khususnya Facebook, dalam beberapa hari terakhir dan telah menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan pada Senin (20/1/2025), klaim tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama "Peduli UMKM Indonesia" pada Sabtu (18/1/2025) pukul 14.32 WIB. Unggahan berupa video berdurasi 3 menit 12 detik itu memperlihatkan Anies Baswedan sedang berbicara di depan podium dengan narasi seolah-olah ia mengumumkan program bantuan modal senilai Rp50 juta per penerima. Video itu telah ditonton lebih dari 270.000 kali, dibagikan 12.400 kali, dan mendapat 8.700 komentar dalam waktu 48 jam.

Kronologi Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Liputan6.com melakukan verifikasi dengan metode reverse image search menggunakan tools Google Lens dan Yandex. Hasilnya, potongan video tersebut identik dengan pidato Anies Baswedan dalam acara "Silaturahmi Kebangsaan" di Balai Kota DKI Jakarta pada 15 Agustus 2022. Dalam rekaman asli yang tersimpan di kanal YouTube resmi Pemprov DKI Jakarta, Anies tidak pernah menyinggung soal dana bantuan modal usaha. Sebaliknya, ia berbicara tentang pentingnya persatuan dan toleransi dalam konteks peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-77.

Audio dalam video yang beredar telah mengalami manipulasi deepfake. Tim menemukan ketidaksinkronan antara gerakan bibir dan suara, serta intonasi yang tidak natural jika dibandingkan dengan pola bicara khas Anies Baswedan. Analisis spektogram suara menunjukkan adanya penyisipan audio sintetis pada menit ke-0:47 hingga 1:38.

Klaim Palsu dan Pola Rekrutmen Data

Video hoaks tersebut juga menyertakan tautan eksternal yang mengarahkan pengguna ke laman pendaftaran daring mencurigakan. Laman itu meminta data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama ibu kandung, dan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengonfirmasi bahwa modus ini merupakan upaya phishing untuk mencuri identitas korban yang dapat digunakan dalam penipuan pinjaman online ilegal.

Hingga Selasa (21/1/2025) pukul 10.00 WIB, laman tersebut sudah tidak dapat diakses. Namun, tim Liputan6.com mencatat bahwa dalam kurun waktu 36 jam sejak unggahan muncul, sedikitnya 3.200 orang telah mengisi formulir data diri berdasarkan metadata yang terlacak dari server.

Respons Pihak Anies Baswedan

"Kami menegaskan bahwa Bapak Anies Baswedan tidak pernah menyampaikan program bantuan modal usaha seperti dalam video yang beredar. Konten tersebut sepenuhnya palsu dan kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya serta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi,"

kata Juru Bicara Anies Baswedan, Surya Tjandra, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Senin (20/1/2025) malam.

Tim Cek Fakta Liputan6.com menyimpulkan klaim tersebut sebagai disinformasi kategori fabricated content atau konten buatan yang sepenuhnya direkayasa untuk menipu publik. Masyarakat diimbau untuk melaporkan konten serupa melalui fitur report di masing-masing platform media sosial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User