Klaim Jokowi Janjikan 18 Juta Lapangan Kerja jika PSI Menang Pemilu 2029
JAKARTA — Beredar sebuah klaim di media sosial dan sejumlah situs web bahwa mantan Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menjanjikan penciptaan 1
JAKARTA — Beredar sebuah klaim di media sosial dan sejumlah situs web bahwa mantan Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menjanjikan penciptaan 18 juta lapangan kerja jika Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memenangkan Pemilihan Umum 2029. Klaim ini berbentuk artikel pendek dan cuplikan video yang dibagikan secara masif di platform percakapan dan media sosial.
Tim Cek Fakta Apaberita melakukan penelusuran terhadap klaim tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan bukti valid bahwa Jokowi pernah melontarkan janji politik semacam itu. Klaim ini tergolong informasi yang menyesatkan atau misleading content.
Kronologi Kemunculan Klaim
Klaim ini pertama kali terdeteksi pada sebuah situs web yang tidak memiliki rekam jejak jurnalistik jelas pada 5 Maret 2025. Artikel tersebut berjudul “Jokowi Janjikan 18 Juta Lapangan Kerja jika PSI Menang Pemilu 2029” dan mengklaim bahwa pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan tertutup di Jakarta. Artikel ini kemudian disebarluaskan melalui pesan berantai di WhatsApp dan diunggah kembali oleh akun-akun anonim di X (sebelumnya Twitter) serta Facebook.
“Saya akan memastikan program penciptaan 18 juta lapangan kerja berjalan selama lima tahun jika PSI dipercaya rakyat memimpin,” demikian bunyi kutipan yang diklaim berasal dari Jokowi dalam artikel tersebut.
Tidak ada pernyataan resmi, rekaman video asli, atau dokumen pendukung yang memperkuat klaim tersebut. Seluruh kutipan hanya muncul di situs yang sama dan tidak diverifikasi oleh media arus utama.
Pengecekan Fakta: 5W+1H
Apa yang diklaim?
Klaim menyebutkan bahwa Jokowi secara personal menjanjikan terciptanya 18 juta lapangan kerja selama periode 2029–2034 jika PSI keluar sebagai pemenang Pemilu 2029.
Siapa yang terlibat?
Mantan Presiden Joko Widodo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tidak ada keterlibatan pihak ketiga yang disebutkan sebagai saksi atau pelapor langsung.
Kapan klaim muncul?
Mulai menyebar pada awal Maret 2025, bersamaan dengan meningkatnya spekulasi politik pasca-Pilpres 2024.
Di mana klaim disebarkan?
Pertama kali diunggah di situs web tidak kredibel, lalu menyebar melalui WhatsApp, X, Facebook, dan beberapa portal berita abal-abal.
Mengapa klaim ini perlu dicek?
Klaim yang melibatkan figur mantan presiden dan partai politik dalam konteks janji ketenagakerjaan berskala nasional berpotensi memengaruhi persepsi publik dan pilihan politik.
Bagaimana kebenarannya?
Apaberita menghubungi tim komunikasi Jokowi, yang menegaskan bahwa mantan presiden tidak pernah membuat pernyataan tersebut. Selain itu, Ketua Umum PSI, Giring Ganesha, melalui juru bicaranya, juga tidak mengonfirmasi adanya janji kampanye semacam itu. Tidak ada rilis pers atau unggahan di akun media sosial resmi Jokowi maupun PSI yang memuat klaim tersebut.
Data Ketenagakerjaan dan Rasionalitas Klaim
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata penciptaan lapangan kerja di Indonesia selama satu dekade terakhir berkisar antara 2 juta hingga 2,5 juta per tahun. Target 18 juta lapangan kerja dalam lima tahun berarti rata-rata 3,6 juta lapangan kerja baru setiap tahun, atau sekitar 44% di atas rata-rata historis. Tanpa kebijakan fiskal moneter yang ekspansif dan reformasi struktural, angka tersebut sulit terealisasi.
Selain itu, struktur demografi dan tingkat partisipasi angkatan kerja menunjukkan bahwa penciptaan lapangan kerja sebesar itu memerlukan lonjakan investasi dan pertumbuhan ekonomi di atas 7% per tahun secara konsisten—kondisi yang belum pernah tercapai dalam dua dekade terakhir.
Temuan Tambahan
- Situs web sumber klaim memiliki ciri-ciri situs clickbait dengan banyak iklan mencurigakan.
- Tidak ada media kredibel yang memberitakan pernyataan Jokowi tersebut.
- Klaim serupa pernah muncul pada Pemilu 2019 dengan angka yang berbeda, dan saat itu juga terbukti palsu.
Kesimpulan
Klaim bahwa Jokowi menjanjikan 18 juta lapangan kerja jika PSI menang Pemilu 2029 adalah tidak benar dan menyesatkan. Tim Cek Fakta Apaberita mengategorikannya sebagai konten yang dimanipulasi (fabricated content). Publik diimbau untuk selalu memverifikasi informasi dari sumber resmi dan tidak menyebarluaskan klaim yang belum terkonfirmasi.
Comments (0)