JAKARTA — Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar Rapat Kerja Nasional
Kegiatan yang berlangsung secara hibrida ini menjadi ajang evaluasi program kerja tahun berjalan sekaligus penetapan prioritas agenda tahun berikutnya. Rak
Kegiatan yang berlangsung secara hibrida ini menjadi ajang evaluasi program kerja tahun berjalan sekaligus penetapan prioritas agenda tahun berikutnya. Rakernas APEKSI merupakan pertemuan tahunan tertinggi organisasi setelah Musyawarah Nasional.
Agenda dan Pembahasan Utama
Rakernas XVIII membahas sejumlah isu krusial perkotaan meliputi pengelolaan sampah terpadu, transformasi transportasi publik berkelanjutan, digitalisasi pelayanan pemerintahan, serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasca-pandemi.
Forum ini juga menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk berbagi praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola kota. Kota-kota percontohan mempresentasikan inovasi seperti sistem perizinan satu pintu digital, pengembangan ruang terbuka hijau, dan program ketahanan pangan perkotaan.
Partisipasi dan Representasi
Seluruh 98 kota anggota APEKSI diwakili oleh wali kota atau pejabat yang ditunjuk. Kehadiran penuh ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan prioritas nasional.
"Rakernas adalah wadah penting untuk sinergi antarkota. Tantangan urbanisasi, perubahan iklim, dan tuntutan layanan publik yang semakin kompleks memerlukan kolaborasi lintas daerah,"
demikian disampaikan jajaran pengurus APEKSI dalam keterangan resminya.
Output dan Rekomendasi
Hasil Rakernas akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat dan DPR RI. Dokumen ini mencakup:
- Usulan revisi regulasi yang menghambat inovasi daerah
- Skema pendanaan alternatif untuk proyek infrastruktur kota
- Standar minimal pelayanan publik perkotaan
- Peta jalan transformasi digital pemerintahan kota
Rakernas XVIII APEKSI juga menandai penguatan peran asosiasi sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan di tingkat perkotaan.
Comments (0)